MAKKAH UpWarta.com – Wakil Kementerian Haji dan Umrah(Wamenhaj) RI, Dr.Dahnil Anzar Simanjuntak,S.E.,M.E., melakukan kunjungan langsung ke Hotel Royal Makkah,Kamis(21/5/2026) Pagi,Tempat menginap jamaah haji asal Kabupaten Bojonegoro yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Masyarakat Madani.
Kunjungan penuh kehangatan tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi para jamaah. Selain sebagai bentuk perhatian kepada tamu Allah dari Indonesia, kunjungan ini juga dilandasi hubungan baik dengan jamaah Bojonegoro, terlebih salah satu ajudan beliau, Asril, diketahui merupakan putra asli Bojonegoro.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, Mas Danil menyampaikan dua pesan penting kepada seluruh jamaah yang tengah mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), yang diperkirakan berlangsung pada 25 Mei 2026 hingga 27 Mei 2026 mendatang.
Pesan pertama yang ditekankan adalah pentingnya menjaga kondisi fisik. Mengingat suhu udara di Kota Makkah pada siang hari saat ini mencapai 46 derajat Celsius, jamaah diminta untuk benar-benar menjaga stamina agar tetap prima.
“Persiapkan fisik sebaik mungkin. Konsumsi makanan bergizi, cukup istirahat, dan jangan sampai kelelahan. Puncak haji membutuhkan tenaga dan daya tahan yang kuat,” pesan Mas Danil kepada jamaah.
Menurutnya, kesehatan menjadi modal utama agar seluruh rangkaian ibadah, khususnya saat Armuzna, dapat dijalankan dengan lancar dan khusyuk.
Selain kesiapan fisik, Mas Dahnil juga mengingatkan pentingnya menjaga niat selama berada di Tanah Suci. Ia menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan panggilan suci untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Ibadah haji adalah ibadah yang sangat istimewa karena merangkum seluruh unsur pengorbanan baik materi (maliyah), hati (qolbiyah), maupun fisik (badaniyah),” ujarnya.
Ia pun mengingatkan agar jamaah tidak teralihkan oleh hal-hal di luar esensi ibadah.
“Kita datang ke tanah suci ini bukan untuk rekreasi atau belanja. Jaga niat itu agar tetap menyala di dalam dada, bahwa perjalanan ini semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT,” tegasnya.
Mas Dahnil menambahkan, jika niat sudah kuat dan lurus karena Allah, maka apa pun tantangan yang dihadapi selama menjalankan ibadah harus diterima dengan ikhlas dan dijalani dengan penuh kesabaran serta senyuman.
Sholikin Jamik selaku ketua KBIHU Masyarakat Madani Bojonegoro yang mewakili bertemu dengan wamen menteri haji dan umroh saat di hotel, mengucapkan terima kasih, Kunjungan Wakil Kementerian Haji dan Umrah tersebut disambut hangat oleh seluruh jamaah asal Bojonegoro. Mereka mengaku bersyukur atas perhatian dan motivasi yang diberikan menjelang fase terpenting dalam pelaksanaan ibadah haji.
Dari Tanah Suci, para jamaah juga memohon doa restu dari seluruh masyarakat Kabupaten Bojonegoro agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar, diberikan kesehatan, serta mampu menuntaskan seluruh rukun, wajib, dan sunnah haji dengan sempurna.
Harapannya, seluruh jamaah dapat kembali ke tanah air dengan membawa predikat Haji Mabrur,”Amin Ya Rabbal Alamin”. (Udin)
