JOMBANG upwarta.com–
Universitas Darul Ulum Jombang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus pengembangan olahraga tradisional melalui gelaran Kejuaraan Pencak Silat Piala Rektor Unipdu II Tahun 2026. Kompetisi yang berlangsung di Gedung Abi As’ad, Kampus Unipdu Rejoso Peterongan, Kabupaten Jombang, resmi dibuka pada Jumat (15/5/2026).
Pembukaan kejuaraan berlangsung meriah sejak pagi hari. Ratusan atlet, official, dan pendamping dari berbagai kontingen tampak memenuhi arena pertandingan. Acara dibuka secara langsung oleh Rektor Unipdu, KH. M. Zulfikar As’ad, ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya pertandingan.
Sorak tepuk tangan peserta dan penonton langsung menggema di dalam gedung saat pembukaan resmi dilakukan. Kejuaraan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Mei 2026.
Ajang bergengsi tingkat pelajar tersebut diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Unipdu yang berkolaborasi dengan Persaudaraan Setia Hati Terate Komisariat Unipdu. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya asli Indonesia sekaligus wadah pembinaan atlet muda di Kabupaten Jombang.
Ketua pelaksana, M. Aqil Thorig, menjelaskan bahwa antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi. Total sebanyak 266 atlet ikut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut dengan membawa nama sekolah, perguruan, maupun lembaga pendidikan masing-masing.
“Peserta berasal dari 55 kontingen se-Kabupaten Jombang. Untuk kategori usia dini dan praremaja terdapat 94 atlet, sedangkan kategori remaja dan dewasa diikuti 172 atlet,” ujarnya.
Menurutnya, kejuaraan seperti ini masih cukup jarang digelar secara rutin di tingkat pelajar. Karena itu, pihak panitia berharap event Piala Rektor Unipdu dapat terus berlanjut setiap tahun sebagai ruang kompetisi positif bagi para atlet muda pencak silat.
Ia menilai kejuaraan tersebut bukan hanya menjadi arena perebutan prestasi, tetapi juga tempat membangun silaturahmi antarperguruan dan antarpesilat di Jombang. Selain itu, kompetisi ini diharapkan mampu memunculkan bibit atlet potensial yang nantinya dapat berprestasi di level lebih tinggi.
Dalam kesempatan itu, Aqil juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari panitia, sponsor, hingga organisasi olahraga yang terlibat.
“Terima kasih kepada Rektor Unipdu, IPSI Jombang, seluruh panitia, serta sponsor yang ikut mendukung suksesnya kegiatan ini,” katanya.
Sementara itu, Rektor Unipdu, KH. M. Zulfikar As’ad, berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan pertandingan sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri.
Ia meminta para atlet tetap menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. Menurutnya, pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan bagian dari pembentukan karakter generasi muda. Karena itu, nilai-nilai disiplin, persaudaraan, dan sikap saling menghormati harus tetap dijaga dalam setiap pertandingan.
“Bertandinglah secara sehat, tunjukkan kemampuan terbaik, dan jadikan kejuaraan ini sebagai pengalaman untuk terus berkembang,” pesannya.
Kejuaraan Pencak Silat Piala Rektor Unipdu II 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu agenda olahraga pelajar terbesar di Jombang tahun ini. Selain menghadirkan persaingan antaratlet muda, event tersebut juga menjadi bukti bahwa pencak silat tetap memiliki tempat kuat di tengah generasi muda. (Yuw)
