JOMBANG upwarta.com– Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, menghadiri pembukaan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Jombang Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (12/5/2026).
Kehadiran Bunda Literasi Jombang bersama Ketua I TP PKK Kabupaten Jombang, Ema Erfina Salmanudin, menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan budaya literasi dan pengembangan karakter anak melalui kemampuan bertutur.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang tersebut diikuti 50 siswa kelas 4 SD/MI dari berbagai wilayah di Kabupaten Jombang. Para peserta berkompetisi menunjukkan kemampuan bercerita, penguasaan panggung, hingga kreativitas dalam menyampaikan cerita rakyat dan budaya lokal.
Dalam kegiatan tersebut, Yuliati Nugrahani Warsubi tampak memberikan semangat kepada para peserta dan guru pendamping. Dukungan terhadap gerakan literasi dinilai penting untuk membangun generasi muda yang percaya diri, kreatif, dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik sejak dini.
Lomba bertutur menjadi salah satu media pembelajaran bagi anak-anak untuk melatih keberanian tampil di depan umum sekaligus meningkatkan minat baca. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkenalkan kembali cerita rakyat dan nilai budaya lokal kepada generasi muda di tengah perkembangan era digital.
Ketua I TP PKK Kabupaten Jombang, Ema Erfina Salmanudin, turut mengikuti rangkaian kegiatan bersama para tamu undangan, kepala OPD, praktisi pendidikan, pegiat literasi, hingga pekerja seni yang hadir memberikan dukungan kepada para peserta lomba.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang, Thonsom Pranggono, mengatakan lomba tersebut menjadi ajang pencarian bibit unggul yang nantinya akan mewakili Kabupaten Jombang di tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Tujuannya mengembangkan kemampuan bertutur dan keberanian tampil di depan umum, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal,” ujarnya.
Selain penampilan peserta lomba, acara pembukaan juga dimeriahkan monolog dari siswi SMA Negeri 3 Jombang, Hibah Mahbubiyahtun Nabilah.
Adapun penilaian lomba dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari unsur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kominfo, serta budayawan. Kriteria penilaian meliputi performa, teknik bertutur, penguasaan materi, dan kreativitas bercerita.
Pemenang lomba akan mendapatkan trofi, piagam penghargaan, serta uang pembinaan. Juara pertama nantinya akan mewakili Kabupaten Jombang pada ajang Lomba Bertutur tingkat Provinsi Jawa Timur. (Yuw)
