Bojonegoro – Kemajuan layanan digital perbankan menuntut sistem keamanan yang semakin kuat. Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui aplikasi BRImo menghadirkan fitur OTP (One Time Password) dan proteksi berlapis sebagai langkah utama menjaga keamanan transaksi nasabah. Fitur ini mendapat respons positif dari para pengguna karena dinilai mampu memberikan rasa aman saat bertransaksi secara digital.
OTP adalah kode unik yang dikirimkan ke nomor ponsel nasabah setiap kali melakukan aktivitas penting, seperti login, transfer dana, atau pembayaran. Kode ini hanya berlaku satu kali dan dalam waktu singkat, sehingga meminimalkan risiko penyalahgunaan akun.
Selain OTP, BRImo juga dilengkapi dengan sistem keamanan lain seperti PIN, biometrik (sidik jari atau wajah), serta notifikasi real-time setiap ada aktivitas di rekening.
Salah satu nasabah BRI di Bojonegoro, Rina Wulandari (32), mengaku merasa jauh lebih tenang menggunakan BRImo. “Sekarang setiap transaksi harus pakai OTP. Jadi walaupun HP saya tertinggal atau dipinjam orang, tetap tidak bisa sembarangan dipakai untuk transfer,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Ahmad Fauzi (45), pelaku UMKM yang rutin menggunakan BRImo untuk transaksi usaha. Menurutnya, proteksi berlapis membuat ia lebih percaya diri menyimpan dana di rekening. “Saya sering transaksi dalam jumlah besar. Dengan OTP dan notifikasi, saya langsung tahu kalau ada aktivitas di rekening. Kalau ada yang janggal, bisa cepat ditindak,” katanya.
Sementara itu, Siti Nurhayati (27), seorang karyawan swasta, menilai fitur keamanan BRImo semakin lengkap dan mudah digunakan. “Login pakai sidik jari itu praktis, tapi tetap aman. Setiap mau transfer tetap diminta OTP. Jadi rasanya aman, tapi tidak ribet,” tuturnya.
Dengan penerapan OTP dan sistem proteksi berlapis, BRImo terus memperkuat komitmen BRI dalam menjaga keamanan data dan dana nasabah. Di tengah meningkatnya aktivitas digital dan potensi kejahatan siber, kehadiran sistem keamanan yang solid menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan digital.
