Ketua KOK Bubulan Bidik 10 Besar di PORKAB II Bojonegoro, Andalkan Silat dan Atletik

Bojonegoro UpWarta.com – Kecamatan Bubulan memasang target lebih tinggi pada Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) II Bojonegoro 2026. Setelah mampu menembus 15 besar pada penyelenggaraan sebelumnya, kontingen Bubulan kini membidik posisi 10 besar dengan mengandalkan cabang olahraga pencak silat dan atletik.

Hal itu disampaikan Ketua Komite Olahraga Kecamatan (KOK) Bubulan, Pujiono, usai menghadiri pembukaan PORKAB II yang dibuka Bupati Bojonegoro Setyo Wahono di Gedung Olahraga (GOR) Utama Bojonegoro, Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander, Jumat (3/7/2026) pagi.

PORKAB II Bojonegoro diikuti kontingen dari 28 kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro dan mempertandingkan 27 cabang olahraga. Burung Belibis ditetapkan sebagai maskot resmi ajang olahraga dua tahunan tersebut.

Pujiono mengatakan, persiapan kontingen Bubulan telah dilakukan jauh hari melalui Pekan Olahraga Kecamatan (Porcam) yang digelar pada 2025. Dari ajang itu, atlet-atlet terbaik diseleksi untuk mewakili kecamatan di tingkat kabupaten.

“Persiapan sebelum masuk PORKAB sudah kami lakukan melalui Porcam tahun 2025. Insyaallah persiapannya sudah maksimal,” kata Pujiono.

Meski hanya memiliki lima desa, Bubulan tetap mampu mengirimkan atlet pada 12 cabang olahraga. Setiap desa lebih dulu melakukan seleksi dengan melibatkan sekitar 10 hingga 15 atlet.

Wakil Ketua KOK Bubulan, Sugeng, menambahkan kontingen Bubulan tahun ini diperkuat 111 atlet yang akan berlaga di 12 cabang olahraga.

Menurutnya, Bubulan sengaja memprioritaskan cabang olahraga yang memiliki peluang besar menyumbang prestasi, yakni pencak silat dan atletik.

“Yang jelas kami memilih cabang olahraga yang berpotensi. Untuk andalan kami tetap pencak silat dan atletik, sedangkan cabang lainnya masih terus kami kembangkan,” ujarnya.

Sugeng optimistis prestasi Bubulan akan meningkat dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Jika pada PORKAB terdahulu Bubulan mampu finis di peringkat 15 besar, kali ini targetnya lebih tinggi.

“Kalau dulu kami masuk 15 besar, sekarang targetnya minimal 10 besar, bahkan kalau bisa lima besar. Namanya target tentu harus lebih tinggi,” ucapnya.

Pujiono menambahkan pembinaan atlet tidak berhenti di PORKAB. Dalam waktu dekat, KOK Bubulan akan menggelar berbagai kejuaraan olahraga antarpelajar SD sebagai upaya menjaring bibit atlet sejak usia dini.

Seluruh kegiatan pembinaan tersebut, kata dia, dijalankan secara mandiri meski belum mendapat dukungan anggaran.

“Semua kegiatan kami usahakan tetap berjalan. Tujuannya supaya anak-anak tetap semangat berlatih dan terus berprestasi,” pungkasnya. (SKM/Arh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *