BOJONEGORO UpWarta.com – Kabar gembira datang dari Desa Nglarangan, Kecamatan Kanor! Proyek pembangunan jalan rigid beton yang dibiayai dari dana Bantuan Keuangan Daerah (BKD) telah resmi rampung dikerjakan dengan hasil yang memuaskan.
Tak hanya selesai tepat waktu, pembangunan infrastruktur vital ini juga memenuhi standar kualitas terbaik berkat sistem pengawasan yang ketat dan melibatkan berbagai unsur.
Ketua Tim Pelaksana (Timlak) Desa Nglarangan, Ali, menyampaikan rasa syukurnya saat ditemui di lokasi pada Sabtu (2/5/2026).
Ia menjelaskan, proses pengawasan dilakukan secara partisipatif mulai dari tahap perencanaan hingga akhir pekerjaan, dengan melibatkan perangkat desa, wakil masyarakat, dan tim teknis. Hal ini dilakukan agar seluruh spesifikasi bangunan terjaga dan tidak ada penyimpangan sedikitpun.
“Alhamdulillah, proyek ini tuntas tepat waktu dengan kualitas yang sangat baik. Pengawasan ekstra yang kita jalankan berhasil memastikan jalan ini kuat, kokoh, dan bisa dipakai dalam jangka waktu panjang,” ujar Ali penuh bangga.
Sebagaimana diketahui, Jalan sepanjang 760 meter dengan lebar 4 meter ini dibangun dengan anggaran sebesar Rp2.430.766.800. Posisinya yang menjadi penghubung antara kawasan persawahan dengan jalur antar desa membuat infrastruktur ini menjadi urat nadi perekonomian warga.
Sebelum dibangun, kondisi jalan di wilayah ini sangat memprihatinkan. Penuh lubang, rusak parah, dan selalu becek saat musim hujan. Akibatnya, mobilitas warga dan pengangkutan hasil panen sering terhambat. Biaya transportasi menjadi melonjak, dan akses ke pasar pun terbatas.
Kini, semua kesulitan itu sirna sudah! Sejak jalan baru beroperasi, manfaatnya langsung terasa nyata. Para petani bisa mengangkut padi, jagung, kedelai, dan hasil bumi lainnya dengan lebih mudah, cepat, dan aman. Biaya logistik pun turun drastis, yang otomatis menambah pendapatan masyarakat.
Tarmidi, salah seorang petani warga setempat, mengaku sangat bersyukur dengan perubahan besar ini. Dulu, saat hujan turun, kendaraan pengangkut barang tidak bisa masuk, sehingga hasil panen sering tertumpuk dan berisiko rusak.
“Sekarang beda jauh! Kendaraan bisa lewat kapan saja tanpa hambatan. Hasil panen cepat sampai ke pasar, kualitasnya tetap terjaga. Kami berharap dengan akses yang lancar ini, harga jual hasil tani kami bisa lebih naik lagi dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya antusias.
Sementara itu, Gito, pemuda Desa Nglarangan, memberikan apresiasi tinggi terhadap transparansi administrasi dan kualitas hasil pekerjaan proyek ini. Baginya, jalan yang bagus adalah kunci utama membuka peluang kemajuan desa.
“Ini modal besar bagi kita semua. Jalan mulus akan membuka banyak peluang usaha baru, mempermudah akses ke sekolah dan puskesmas, serta meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan. Mari kita jaga fasilitas ini bersama-sama agar manfaatnya terus dirasakan anak cucu nanti,” pesannya.
Dengan rampungnya pembangunan ini, harapan besar pun mengemuka. Roda perekonomian Desa Nglarangan diprediksi akan berputar semakin cepat, dan kualitas hidup seluruh masyarakat pun akan terus meningkat berkat kemudahan akses yang kini sudah terwujud nyata. (Red)
