1.745 CJH Akan Berangkat ke Surabaya, Polres Bojonegoro Siapkan Pengamanan & Rekayasa Lalin

Avatar photo

Bojonegoro UpWarta.com – Menjelang keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Polres Bojonegoro menyiapkan pengamanan ketat sekaligus rekayasa lalu lintas. Langkah ini diambil demi memastikan perjalanan ribuan jamaah berjalan lancar dan aman.

Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi menyebut skema pengamanan sudah disusun secara matang. Tidak hanya di titik pemberangkatan, pengawalan juga akan dilakukan sepanjang perjalanan hingga rombongan tiba di lokasi tujuan.

“Kami siapkan pengamanan terintegrasi, mulai dari lokasi keberangkatan, pendampingan bus dan barang bawaan, sampai jamaah masuk asrama haji. Termasuk rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan Kota Bojonegoro,” ujar Afrian saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/2026).

Sebanyak 412 personel gabungan dikerahkan untuk tugas ini. Mereka berasal dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga BPBD. Petugas akan disebar di titik strategis seperti lokasi pemberangkatan, jalur lintasan rombongan, dan area parkir pengantar.

Penempatan personel ini bertujuan mengantisipasi kemacetan serta potensi gangguan keamanan selama proses keberangkatan berlangsung.

Pada musim haji tahun ini, Bojonegoro memberangkatkan 6 kloter CJH. Jadwal keberangkatan dibagi dua, yakni 5 kloter berangkat 1 Mei 2026 dan 1 kloter sisanya menyusul 2 Mei 2026.

Total ada 1.745 jamaah yang akan diberangkatkan dengan menggunakan 43 armada bus. Seluruh rombongan akan berangkat secara bertahap sebelum nantinya diterbangkan ke Tanah Suci.

Afrian berharap semua rangkaian kegiatan berjalan tanpa hambatan. “Semoga para jamaah sampai di tujuan dengan selamat dan sehat walafiat,” harapnya.

Kapolres juga menyampaikan imbauan kepada berbagai pihak. Bagi jamaah, diminta selalu menjaga barang bawaan agar tidak hilang atau tertukar. Sementara keluarga yang mengantar diharapkan tetap waspada di tengah keramaian.

Masyarakat umum pun diminta memanfaatkan jalur alternatif pada hari-hari keberangkatan. Hal ini untuk menghindari kepadatan lalu lintas yang berpotensi mengganggu aktivitas maupun perjalanan jamaah.

“Dengan kerja sama semua pihak, proses pemberangkatan haji tahun ini bisa berjalan tertib, aman, dan kondusif,” pungkasnya. (*/SKM/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *