Bojonegoro, UpWarta.com – Komunitas Wartawan Indonesia (KWI) Kabupaten Bojonegoro menggelar acara syukuran atas dilantiknya Dewan Pimpinan Cabang (DPC) KWI Bojonegoro yang diketuai Teguh Waluyo. Kegiatan berlangsung khidmat di Balai Desa Klampok, Kecamatan Kapas, Jumat (1/5/2026).
Acara syukuran tersebut dihadiri sejumlah pengurus KWI dari berbagai daerah, di antaranya perwakilan DPP KWI Bangkalan, Surabaya, dan Sidoarjo, DPC Lamongan, serta DPD KWI Jawa Timur. Hadir pula Dewan Penasehat KWI H. Hasan Syukurlah Arifin, Sekretaris Jenderal KWI Bawan Nova, serta sejumlah insan pers dari berbagai komunitas.
Momentum syukuran ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus ajang silaturahmi antar insan pers setelah resmi terbentuknya kepengurusan DPC KWI Bojonegoro.
Dalam sambutannya, Ketua DPP KWI menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh tamu undangan yang telah memberikan dukungan terhadap perjalanan organisasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dewan Penasehat, Sekjen, seluruh pengurus, dan rekan-rekan jurnalis yang telah hadir. Kehadiran panjenengan semua menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melangkah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, KWI secara resmi telah berdiri dan memiliki legalitas hukum sejak 26 Januari 2026. Saat ini, kepengurusan KWI telah tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Untuk tingkat DPC, kepengurusan telah terbentuk di Surabaya, Lamongan, Sidoarjo, Bangkalan, Malang, Probolinggo, dan Bondowoso. Sementara di tingkat DPD, KWI telah hadir di Jawa Barat, DKI Jakarta, Bali, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.
“Insyaallah dalam waktu dekat, seluruh provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia akan memiliki perwakilan KWI,” tambahnya.
Ketua DPP KWI juga menyebut organisasi yang dipimpinnya terus berkembang berkat dukungan berbagai komunitas pers, Menurutnya, sinergi dengan berbagai pihak akan terus dijaga demi kemajuan bersama.
“KWI hadir bukan untuk bersaing dengan organisasi pers yang telah ada. Kami hadir sebagai wadah pemersatu dan sarana silaturahmi bagi seluruh insan pers. Sebagai organisasi yang masih baru, kami sangat membutuhkan arahan, bimbingan, serta masukan dari semua pihak,” tegasnya.
Ia menambahkan, salah satu komitmen utama KWI adalah memberikan perlindungan kepada anggotanya, khususnya saat menghadapi persoalan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Jika ada rekan jurnalis yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan atau intimidasi saat menjalankan tugas, KWI siap hadir memberikan bantuan dan pendampingan secara penuh,” tandasnya.
Di akhir sambutannya, ia membuka ruang kritik dan masukan bagi organisasi yang dipimpinnya. Ia menegaskan bahwa KWI dibentuk semata-mata untuk mempererat persatuan antar insan pers.
“Kami hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari khilaf. Mohon diingatkan jika kami melenceng dari tujuan awal. KWI dibangun bukan untuk mencari keuntungan ataupun popularitas, melainkan untuk mempersatukan saudara sebangsa dan seprofesi,” ungkapnya.
Melalui acara syukuran ini, diharapkan DPC KWI Bojonegoro mampu memperkuat soliditas antar wartawan, memberikan manfaat nyata bagi perkembangan dunia pers, serta meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan wartawan di Kabupaten Bojonegoro. (Arh).
