BOJONEGORO UpWarta.com – Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Kerja bersama jajaran Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Bojonegoro, Senin (18/5/2026).
Rapat yang digelar di Ruang Komisi C DPRD Bojonegoro ini membahas rencana program dan kegiatan pendidikan untuk tahun anggaran 2026.
Rapat kerja dipimpin langsung Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan beserta Sekretaris Dinas serta seluruh Kepala Bidang di lingkungan dinas terkait.
Dalam pertemuan tersebut, Dinas Pendidikan memaparkan sejumlah rencana kerja sekaligus mengevaluasi realisasi penyerapan anggaran hingga pertengahan tahun.
Berdasarkan data yang disampaikan, serapan anggaran Dinas Pendidikan per 18 Mei 2026 baru mencapai 26,84 persen. Angka ini menjadi catatan penting bagi Komisi C agar pelaksanaan program ke depannya bisa berjalan lebih optimal dan sesuai target.
Sejumlah program prioritas yang masuk dalam visi misi kepala daerah menjadi bahasan utama dalam rapat ini. Di antaranya kebijakan unggulan ‘Satu Siswa Satu Laptop’, pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi, serta kebijakan sekolah gratis.
Tak hanya itu, rencana program kuliah gratis juga turut dibahas. Program ini diketahui masih dalam tahap pembahasan perizinan dan diharapkan bisa segera terealisasi demi mendukung akses pendidikan tinggi bagi warga Bojonegoro.
Selain program unggulan, pembahasan juga menyoroti kondisi sarana dan prasarana pendidikan di wilayah tersebut. Berdasarkan data yang ada, masih terdapat lebih dari 300 ruang kelas yang membutuhkan rehabilitasi atau pembangunan baru.
Dalam hal ini, Pemerintah daerah menargetkan seluruh pembenahan infrastruktur pendidikan ini bisa rampung sepenuhnya hingga tahun 2029 mendatang.
Komisi C dan Dinas Pendidikan juga menyepakati perlunya pemutakhiran data infrastruktur khususnya di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Hal tersebut agar perencanaan pembangunan dan perbaikan ruang kelas ke depannya bisa lebih tepat sasaran dan mendesak mana yang harus didahulukan.
Di akhir rapat, Ahmad Supriyanto menekankan pentingnya keselarasan antara perencanaan program dengan pelaksanaan di lapangan.
Ia juga meminta agar seluruh hasil pembahasan dalam rapat kerja ini segera dilaporkan kepada pimpinan dan seluruh anggota Komisi C untuk ditindaklanjuti lebih lanjut. (Skm/Red)
