Hingga Awal 2026, Ini Kekosongan kepala SMA/SMK di Bojonegoro dan Tuban

Avatar photo

Bojonegoro UpWarta.com – Hingga awal tahun 2026, sejumlah SMA dan SMK di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban masih mengalami kekosongan jabatan kepala sekolah. Kekosongan tersebut telah diusulkan pengisiannya oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro–Tuban kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro, Hidayat Rahman, pada Senin (26/1/2026).

Menurutnya, proses pengangkatan kepala sekolah sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Untuk kekosongan kepala sekolah sudah kami ajukan ke Dinas Pendidikan Provinsi, karena pengisian jabatan tersebut merupakan wewenang provinsi,” ujar Hidayat.

Adapun sekolah yang hingga kini masih belum memiliki kepala sekolah definitif antara lain SMK Negeri 5 Bojonegoro, SMK Negeri 2 Bojonegoro, SMA Negeri Montong Kabupaten Tuban, SMK Negeri Margomulyo, serta SMA Negeri Dander Bojonegoro.

Hidayat berharap kekosongan jabatan tersebut dapat segera terisi agar roda organisasi dan proses pendidikan di masing-masing sekolah dapat berjalan optimal sebagaimana mestinya.
“Semakin cepat semakin baik, karena ada beberapa sekolah yang kepala sekolahnya harus merangkap jabatan, bahkan ada yang saat ini masih dipegang oleh pelaksana tugas (Plt),” jelasnya.

Ia menegaskan, keberadaan kepala sekolah definitif sangat penting untuk menjaga stabilitas manajemen sekolah, meningkatkan mutu layanan pendidikan, serta mendukung kelancaran program-program pendidikan di tingkat satuan pendidikan. (Ping)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *