JOMBANG upwarta.com– Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) saat menghadiri kegiatan mancing gratis dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Kolam Pemancingan Tirta Wisata Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Sabtu (13/6/2026).(yuw)
Kegiatan yang diprakarsai Polres Jombang tersebut berlangsung meriah dan diikuti ribuan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Jombang. Sebanyak satu ton ikan lele ditebar ke kolam pemancingan sebagai daya tarik utama acara yang sekaligus menjadi sarana rekreasi dan silaturahmi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menyampaikan apresiasi kepada Polres Jombang atas terselenggaranya kegiatan yang mampu menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan memancing bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi media yang efektif untuk mempererat hubungan sosial, membangun semangat kebersamaan, serta menumbuhkan sportivitas di tengah masyarakat.
“Kegiatan mancing adalah sarana rekreasi yang efektif untuk memupuk kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan semangat sportivitas di tengah masyarakat,” ujar Warsubi.
Bupati yang akrab disapa Abah Warsubi itu juga berharap keberadaan Kolam Pemancingan Tirta Wisata Keplaksari dapat terus berkembang dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Ia menilai ruang publik yang hidup dan ramai dikunjungi masyarakat akan membuka peluang usaha sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.
“Mudah-mudahan Kolam Pemancingan Tirta Wisata ini semakin ramai, semakin maju, serta dapat ikut menggerakkan perekonomian lokal,” tambahnya.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80, lanjut Warsubi, menjadi pengingat pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga kondusivitas daerah.
Ia menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan merupakan fondasi utama pembangunan yang harus dijaga secara bersama-sama dan berkelanjutan.
“Melalui kesempatan ini, saya mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Jombang,” tegasnya.
Menurut Warsubi, pembangunan daerah tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan situasi yang aman dan stabil. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam menjaga kerukunan dan ketertiban menjadi faktor penting bagi kemajuan Kabupaten Jombang.
“Keamanan dan kenyamanan daerah merupakan tanggung jawab bersama yang perlu kita jaga dan pelihara secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Warsubi juga turut membaur bersama masyarakat dengan memegang joran dan mengikuti mancing bersama. Suasana semakin semarak saat ia berhasil menarik seekor ikan lele yang langsung disambut sorak dan tepuk tangan peserta.
Turut hadir Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid, S.Ag., M.Pd., Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR, jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., serta sejumlah tokoh agama.
Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan kegembiraan. Selain memperingati Hari Bhayangkara ke-80, acara ini juga menjadi simbol kuatnya sinergitas antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan warga dalam membangun Jombang yang aman, harmonis, dan sejahtera.(yuw)
