RDP DPRD Jombang Bahas Ambruknya Kanopi Pasar Ploso, Komisi C Rekomendasikan Audit Independen

Avatar photo

JOMBANG upwarta.com– Komisi C DPRD Kabupaten Jombang menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait ambruknya kanopi Pasar Ploso, Kamis (2/4/2026), di Gedung DPRD Jombang. Rapat tersebut menghadirkan sejumlah pihak terkait, mulai dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), hingga kontraktor serta pengawas proyek pembangunan Pasar Ploso.

Dalam forum tersebut, Komisi C DPRD Jombang menyoroti penyebab ambruknya konstruksi kanopi yang dinilai membahayakan keselamatan masyarakat dan pedagang. Sejumlah pihak diminta memberikan penjelasan secara terbuka guna mengungkap dugaan kesalahan dalam perencanaan maupun pelaksanaan proyek.

Kepala Bidang Perencanaan Dinas PUPR Jombang Adi menegaskan bahwa pihaknya tidak dapat langsung disalahkan dari sisi perencanaan. Ia menyebut dokumen perencanaan yang telah diverifikasi diyakini sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Jangan menjustifikasi kerusakan bangunan hanya dari sisi perencanaan aja. Harus dilihat juga pelaksanaannya apakah sudah sesuai atau tidak. Kami meyakini perencanaan yang kami verifikasi sudah benar dan siap mempertanggungjawabkannya,” ujarnya dalam RDP.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang mengakui bahwa kualitas bangunan kanopi Pasar Ploso memang sangat buruk. Pernyataan tersebut memperkuat dugaan adanya permasalahan serius dalam proses pembangunan proyek tersebut.

Selain itu, dalam RDP juga mencuat dugaan konflik kepentingan. Hal ini terkait adanya kesamaan figur yang menjadi pimpinan pada perusahaan konsultan perencana dan perusahaan pengawas proyek. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan pelanggaran etika dan mengurangi independensi pengawasan.

Sebagai tindak lanjut, Komisi C DPRD Jombang merekomendasikan dilakukannya audit oleh lembaga independen atau asosiasi profesi ahli. Audit ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan realisasi pekerjaan di lapangan.

Komisi C menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga ditemukan kejelasan penyebab ambruknya kanopi, serta memastikan adanya pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *