Ihrom, Baju Latihan Mati Sebelum Mati

Avatar photo

Oleh; Sholikin Jamik

Itulah mengapa memulai umrah jamaah haji KBIHU Masyarakat madani besuk hari senin tgl 11 Mei 2026 harus memakai ihram?

Ada 3 alasan utama Pak: dalil, hikmah, dan syarat sah.

1. Karena perintah Nabi ﷺ = Dalil

Rasulullah ﷺ bersabda: “Hendaknya salah seorang diantara kamu ketika berihram memakai kain dan selendang serta dua sandal” [HR. Ahmad]

Waktu haji Wada’, Nabi ﷺ juga ihram dengan 2 helai kain putih tanpa jahitan. Para sahabat ikut begitu. Jadi ini sunnah fi’liyah yang jadi syarat mulai manasik.

2. Hikmah baju ihram

a. Simbol persamaan di hadapan Allah
Kain ihram putih, sederhana, tanpa status. Pejabat, kyai, pedagang, semua sama. Nggak ada jas, batik, atau pangkat. Di Padang Mahsyar nanti kita juga bangkit cuma pakai kain kafan. Ihram melatih itu dari sekarang.

b. Meninggalkan kemewahan dunia
Pakaian berjahit, wangi-wangian, hiasan adalah lambang dunia. Ihram hakekatnya melepas itu semua. Tanda kita fokus total ke Allah. Kata Imam Syafi’i: “Ihram itu matinya syahwat dunia”.

c. Pengingat bahwa sedang ibadah khusus
Begitu pakai ihram, langsung berlaku larangan: nggak boleh nikah, potong kuku, berburu, pakai wangi. Baju itu jadi “alarm” bahwa kita sudah masuk kondisi suci, mirip orang salat pakai takbiratul ihram.

3. Syarat sah untuk laki-laki
Untuk laki-laki, pakaian ihram itu _wajib_. Kalau umrah/haji tapi nggak pakai ihram, niatnya tidak sah. Wajib pakai 2 helai kain: izar di bawah & rida’ di atas. Nggak boleh baju, celana, kaos, peci. Kalau dilanggar sengaja = kena dam.

Untuk jamaah putri beda:
Wanita tidak wajib pakai kain putih. “Adapun wanita, boleh melakukan ihram sesuai keinginannya, baik hitam, hijau atau selain keduanya. Namun hendaknya berhati-hati dari tindakan menyerupai laki-laki dalam berpakaian”. Yang dilarang cuma niqab & sarung tangan. Jadi ibu-ibu tetap pakai gamis biasa, asal menutup aurat.

4. Kapan mulai pakainya?
Di miqat. Contoh: Bir Ali untuk dari Madinah. Sebelum lewat miqat harus sudah niat dan pakai ihram. Kalau lewat miqat belum ihram maka wajib bayar dam 1 kambing.

Inti baju ihram:
Itu “seragam tauhid”. Ngajarin kita di depan Allah nggak ada beda harta & jabatan. Yang beda cuma takwa.

Jadi ihram bukan sekadar kain putih, Pak. Tapi latihan mati sebelum mati. Melepas atribut dunia, kembali fitrah menghadap Allah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *