BOJONEGORO, UpWarta.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) memastikan akan membangun lima embung baru pada tahun 2026. Pembangunan tersebut menjadi bagian dari strategi penguatan ketahanan air, khususnya untuk mendukung sektor pertanian dan menghadapi musim kemarau.
Kepala Bidang Air Baku dan Irigasi DPU SDA Bojonegoro, Radityo Bismoko, ST., menjelaskan bahwa penambahan embung baru dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan tampungan air di sejumlah wilayah yang masih membutuhkan suplai cadangan air.
“Pembangunan embung baru ini disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, terutama daerah yang memiliki potensi kekeringan atau membutuhkan dukungan irigasi pertanian,” ujarnya.
Selain pembangunan baru, pada tahun yang sama Pemkab Bojonegoro juga merencanakan normalisasi 11 embung yang telah ada. Normalisasi dilakukan untuk mengembalikan kapasitas tampung akibat sedimentasi, sekaligus memperbaiki tanggul dan saluran air agar fungsi embung tetap optimal.
Hingga akhir 2025, tercatat sebanyak 430 embung telah tersebar di berbagai desa di Kabupaten Bojonegoro. Keberadaan embung-embung tersebut dinilai berperan besar dalam menjaga stabilitas pasokan air untuk pertanian, peternakan, dan kebutuhan masyarakat.
Pemkab Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat infrastruktur sumber daya air secara bertahap dan berkelanjutan. Dengan tambahan lima embung baru di tahun 2026, diharapkan distribusi dan cadangan air semakin merata, serta mampu mendukung produktivitas pertanian di daerah. (Ping).

