IMG 20260810
BERITA  

PT ADS Catat Kinerja Positif, Realisasi Pendapatan Semester I 2026 Lampaui Target

Cropped 20260806 204909.png
IMG 20260812

BOJONEGORO UpWarta.com – Kabar positif datang dari PT ADS. Hingga semester I 2026, realisasi pendapatan perusahaan tercatat melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKKA).

Hal tersebut disampaikan Direktur PT ADS, Ahmad Kudhori, saat menghadiri rapat kerja bersama komisi terkait dalam agenda pembahasan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 di Ruang Komisi B, Rabu (12/8/2026).

Dalam pemaparannya, Ahmad Kudhori menjelaskan bahwa penyusunan RKKA PT ADS dipengaruhi sejumlah variabel utama yang mengacu pada WP&B SKK Migas, di antaranya volume produksi, harga minyak mentah Indonesia (ICP), cost recovery, dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Menurutnya, saat penyusunan RKKA 2025, perusahaan menggunakan asumsi kurs dolar sebesar Rp16.500 dan ICP sebesar US$65 per barel, menyesuaikan tren harga minyak saat itu.

Namun, realisasi hingga semester pertama 2026 menunjukkan perkembangan yang jauh lebih baik.

“Sampai semester 1 ini kami dari perbandingan RKKA dan realisasi sudah melebihi dari target 276 persen,” kata Ahmad dalam rapat tersebut.

Ia menambahkan, jika realisasi semester I dibandingkan dengan target RKKA hingga akhir tahun, capaian PT ADS juga telah mencapai 145 persen dari target.

Atas capaian tersebut, jajaran komisaris memberikan masukan agar dilakukan perubahan RKKA. Langkah tersebut diharapkan dapat menyesuaikan target perusahaan dengan perkembangan realisasi pendapatan yang telah dicapai.

“Kami optimistis bahwa pendapatan yang akan didapatkan tidak jauh dari yang ada di sebelumnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Kudhori  juga menyampaikan bahwa kondisi lifting menjadi salah satu perhatian perusahaan. Dalam proyeksi sebelumnya, angka lifting diperkirakan berada di bawah 100 ribu barel per hari. Sementara realisasi saat ini berada di kisaran 102.000–105.000 barel per hari.

Meski terdapat dinamika produksi dan lifting, kondisi harga minyak yang relatif baik turut membantu kinerja pendapatan PT ADS.

“Hari ini juga produksi turun, kami sangat tertolong dengan harga yang sangat cukup baik. Namun kami optimistis dengan pendapatan yang akan kami miliki,” jelasnya.

Selain menyampaikan perkembangan kinerja perusahaan, PT ADS juga memaparkan sejumlah program kolaborasi untuk mendukung program prioritas Kabupaten Bojonegoro.

Salah satunya melalui kolaborasi dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro dalam mendukung program Pakan Ayam Gayatri.

PT ADS menyiapkan dukungan melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berupa subsidi transportasi untuk membantu biaya pengangkutan pakan ayam dari gudang menuju sejumlah titik distribusi di desa.

Distribusi tersebut nantinya melibatkan berbagai mitra yang telah memiliki aktivitas usaha di tingkat desa, seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), koperasi, BUMDes, maupun kelompok ternak.

Ahmad Kudhori mengatakan, skema subsidi transportasi tersebut diharapkan dapat membantu menjaga harga pakan tetap terjangkau bagi penerima sekaligus memperkuat ekosistem usaha yang telah terbentuk di tingkat desa.

“Subsidi transportasi ini akan kita lakukan, sehingga harapannya dengan harga di gudang selisihnya cukup lumayan ketika harga distributor yang hari ini existing berjalan,” katanya.

Tak hanya subsidi transportasi, PT ADS juga berencana memberikan bantuan peralatan kepada BUMDes dan kelompok ternak yang telah diinventarisasi bersama Dinas Peternakan dan Perikanan.

Bantuan tersebut diarahkan kepada kelompok yang dinilai memiliki potensi dan selama ini bergerak di sektor pakan maupun usaha peternakan.

Ahmad Kudhori menyebut persiapan program tersebut telah dilakukan dan kini memasuki tahap akhir.

“Insyaallah di akhir Agustus atau awal September program ini akan running, sebagai penyelamatan program prioritas dari Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya.

Rangkaian program tersebut menjadi bagian dari komitmen PT ADS untuk tidak hanya menjaga kinerja perusahaan, tetapi juga memperkuat kontribusi melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan program CSR yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui sinergi dengan Dinas Peternakan dan Perikanan serta pelaku usaha di tingkat desa, program tersebut diharapkan turut mendukung keberlanjutan program Pakan Ayam Gayatri sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat Bojonegoro. (Red)