Bediang Sambar Pakan Kering, Dapur dan Kandang Sapi di Bojonegoro Terbakar

Cropped 20260806 204909.png
Detik - detik Dapur dan Kandang Sapi di Terbakar dah petugas Damkarmat usai padankan api.
Detik - detik Dapur dan Kandang Sapi di Terbakar dah petugas Damkarmat usai padankan api.

Bojonegoro, UpWarta.com – Kebakaran melanda dapur rumah dan kandang sapi milik warga di Desa Petak, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro. Api diduga berasal dari bediang yang menyambar pakan ternak kering.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkarmat Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Agus Salim, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 18.15 WIB.

“Penyebab kebakaran diduga dari api bediang yang menyambar pakan ternak kering,” kata Agus.

Menurut Agus Salim, laporan kebakaran diterima Pos Damkarmat Padangan sekitar pukul 18.23 WIB. Petugas kemudian berangkat menuju lokasi pada pukul 18.25 WIB dan tiba sekitar pukul 18.45 WIB.

Petugas mengerahkan dua unit armada, yakni satu unit fire truck Firedome 15 dan satu unit water supply, dengan lima personel. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.10 WIB.

Akibat kejadian tersebut, kandang sapi berukuran sekitar 8 x 8 meter terbakar habis. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 10 juta.

Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan sejumlah aset yang berada di sekitar lokasi. Di antaranya empat bangunan rumah kayu jati dengan ukuran keseluruhan sekitar 35 x 10 meter yang ditaksir bernilai Rp 250 juta serta dua ekor sapi senilai sekitar Rp 25 juta.

“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Lima orang juga berhasil diselamatkan,” jelasnya.

Setelah proses pemadaman, petugas Damkarmat turut memberikan sosialisasi kepada warga mengenai pencegahan kebakaran, penanganan awal apabila terjadi kebakaran, serta tugas dan fungsi Damkarmat.

Damkarmat mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati menggunakan sumber api, termasuk saat membuat bediang untuk ternak, terutama ketika di sekitar lokasi terdapat bahan-bahan yang mudah terbakar seperti pakan ternak kering. (Arh)