IMG 20260810

Usai Kecelakaan, Siang Ini Abah Anza Tetap Hadiri Pengajian: “Abah Kuat, Abah Sehat, Abah Punya Tugas Ngaji”

Cropped 20260806 204909.png
20260811

Bojonegoro UpWarta.com – pasca  mengalami kecelakaan lalu lintas di wilayah Tinggang, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, KH Anwar Zahid atau yang akrab disapa Abah Anza kembali tampil di hadapan jamaah.

Abah Anza hadir mengisi pengajian dalam rangka launching produk unggulan di Desa Sijenggung, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (11/8/2026) siang yang juga di siarkan live di YouTube resmi beliau Anza Chanel KH Anwar Zahid.

Pastinya, Kehadirannya menjadi perhatian jamaah. Sebab, tadi malam sebelumnya, mobil Toyota Alphard yang ditumpanginya terlibat kecelakaan dengan truk trailer di Bojonegoro dan viral tadi pagi tadi.

Dalam pengajian tersebut, Abah Anza sempat menceritakan kondisi dirinya kepada jamaah. Ia memastikan bahwa dirinya baik-baik saja setelah kecelakaan.

“Mboten nopo-nopo, mboten nopo-nopo,” kata Abah Anza kepada jamaah.

Ia kemudian menjelaskan kronologi singkat kecelakaan yang dialaminya. Menurutnya, saat itu mobil yang ditumpanginya berhenti karena adanya perbaikan jalan dan sistem buka-tutup arus lalu lintas.

“Wonten perbaikan jalan. Kan wonten perbaikan jalan, terus sudah ada beberapa mobil yang berhenti. Sopir kula mandeg teng burine, nembe mandeg. Lha kok diseruduk trailer,” ujarnya.

Abah Anza mengatakan benturan tersebut terjadi cukup keras. Mobil yang ditumpanginya mengalami benturan dari bagian belakang hingga terdorong dan kembali menghantam kendaraan di depannya.

“Mburi bunder, terus mantun ngoten nubruk ngajenge. Terus ngarep mburi, kula pas teng kursi tengah. Ya Allah… dadi kaya dikopyok,” tuturnya.

Meski mengalami kecelakaan, Abah Anza mengaku bersyukur masih diberi kesehatan sehingga dapat memenuhi undangan pengajian yang telah dijadwalkan.

Ia mengatakan, setelah kejadian tersebut, dokter sempat memintanya untuk beristirahat. Keluarganya juga meminta agar dirinya pulang dan tidak melanjutkan perjalanan untuk mengisi pengajian.

“Kula niku satitene kalih dokter ken istirahat. Napa maleh kalih tiyang griya, nangis-nangis. ‘Mantuk wae, mantuk wae, mantuk wae,’” ungkapnya.

Bahkan, menurut Abah Anza, anaknya yang sedang mondok juamga datang dan meminta dirinya pulang.

Namun, Abah Anza memilih tetap berangkat selama kondisi fisiknya memungkinkan.

“‘Mboten, Abah kuat, Abah sehat, Abah duwe tugas ngaji.’ Nek Abah misale wis gak iso mlaku utawa Abah remuk, ya Abah ora budhal,” katanya.

Ia kemudian menyampaikan bahwa undangan untuk hadir di acara tersebut telah disampaikan sejak lama. Karena masih merasa mampu menjalankan aktivitas, Abah Anza memilih memenuhi amanah tersebut.

“Wong niki lho, ngundang wis rong tahun… eh, malah telung tahun. Abah ya diparingi sehat, Abah ya kuat, ora apa-apa,” ujarnya.

Kepada jamaah, Abah Anza juga menyampaikan bahwa kehadirannya tidak semata-mata untuk menjalankan tugas dakwah, tetapi sekaligus diniatkan sebagai bagian dari ikhtiar untuk menguatkan diri setelah kejadian yang dialaminya.

“Ya bismillah Abah… niki tak niati tamba, kepanggih kalih sedherek-sedherek,” ucapnya.

Ia bahkan sempat kembali bercanda dengan jamaah, menunjukkan suasana pengajian tetap berlangsung cair.

“Nyatane teng mriki kula saget gojekan ta kalih jenengan?” katanya.

Sebelumnya, kecelakaan yang melibatkan kendaraan yang ditumpangi KH Anwar Zahid terjadi di wilayah Tinggang, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 22.40 WIB dan viral tadi pagi.

Menurut polisi, mobil Toyota Alphard yang ditumpangi Abah Anza sedang berhenti menunggu antrean sistem buka-tutup akibat adanya perbaikan jalan. Mobil tersebut kemudian ditabrak truk trailer.

“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun mobil Alphard yang ditabrak truk rusak bagian depan dan belakang,” ujar Ipda Septian, dikutip dari detikJatim, Selasa (11/8/2026).

Abah Anza bersama sopirnya kemudian dievakuasi ke RSUD Padangan untuk menjalani pemeriksaan medis.

Sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan Satlantas Polres Bojonegoro untuk proses lebih lanjut.

Siang ini setelah kejadian, Abah Anza pun kembali berada di tengah jamaah. Dari atas panggung pengajian di Banjarnegara, ia menyampaikan bahwa dirinya masih diberi kesehatan dan kekuatan untuk menjalankan tugas dakwah.

Bagi Abah Anza, selama kondisi masih memungkinkan, undangan untuk mengaji tetap menjadi amanah yang ingin ia tunaikan. (Arh).