PEMKAB  

Bupati Wahono Minta PNS Baru Berintegritas dan Adaptif di Era Digital

Avatar photo

Bojonegoro UpWarta.com – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan kemampuan beradaptasi di era digital kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan.

Hal itu disampaikan Bupati, saat memimpin upacara sumpah jabatan 571 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro di GOR Utama Ngumpakdalem, Jumat (31/7/2026).

Menurut Wahono, setiap ASN bukan hanya bertugas menjalankan pemerintahan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral sebagai pelayan publik yang harus mampu memberikan teladan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen menerapkan manajemen talenta berbasis kinerja dan kompetensi. Melalui sistem tersebut, seluruh ASN memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang secara adil, objektif, dan transparan sesuai kemampuan masing-masing.

“Jadilah contoh bagi generasi muda untuk berani bertindak dan berinovasi sesuai dengan regulasi yang berlaku. Tunjukkan profesionalitas utamanya di era digitalisasi, jaga keamanan data privasi publik, kembangkan literasi digital, serta kecepatan pelayanan,” ujar Wahono.

Bupati menilai ASN harus mampu menjadi penggerak pelayanan publik berbasis digital yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Selain itu, aparatur juga dituntut mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan pelayanan yang cepat, tepat, dan solutif.

Di akhir arahannya, Wahono meminta para pejabat senior, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta jajaran asisten untuk membimbing dan mendampingi para PNS baru.

Menurutnya, pendampingan tersebut penting agar mereka dapat beradaptasi lebih cepat di lingkungan kerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Kabupaten Bojonegoro.

Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah turut memberikan motivasi kepada para PNS baru.

Ia mengingatkan bahwa kesempatan menjadi PNS tidak mudah diraih sehingga harus disyukuri dengan menunjukkan dedikasi, semangat kerja, serta komitmen dalam mendukung target pembangunan daerah.

“Menjadi pimpinan harus melalui proses. Bekerjalah dengan ikhlas,” pesan Nurul. (Red)