PEMKAB  

Wabup Nurul Azizah Serahkan Bantuan Alsintan ke Petani

Cropped 20260806 204909.png
Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro Zaenal Fanani menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan)
Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro Zaenal Fanani menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan)

BOJONEGORO UpWarta.com — Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro Zaenal Fanani menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Pra-Panen kepada kelompok tani (Poktan) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Kamis (20/8/2026).

Penyerahan bantuan yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2026 tersebut berlangsung di aula DKPP Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini dihadiri puluhan perwakilan petani penerima bantuan.

Nurul Azizah mengatakan, bantuan alsintan menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam menjawab kebutuhan petani sekaligus mendorong modernisasi sektor pertanian di Bojonegoro.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan hasil sinergi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan DPRD melalui sejumlah mekanisme perencanaan, mulai dari Jaring Aspirasi (Pokir DPRD), SIPD hingga Musrenbang.

“Perencanaannya panjang dan akuntabel, mulai dari Musrenbang hingga verifikasi OPD. Bahkan setelah diserahkan, akan terus diawasi oleh Inspektorat, BPK, dan BPKP agar benar-benar difungsikan dan memberi manfaat nyata bagi petani,” tegas Nurul Azizah.

Wabup juga mendorong petani memanfaatkan teknologi pertanian modern, salah satunya rice transplanter atau alat tanam padi. Penggunaan teknologi tersebut dinilai dapat mempercepat proses tanam sekaligus menekan biaya operasional.

Sementara itu, Kepala DKPP Bojonegoro Zaenal Fanani menegaskan komitmen jajarannya untuk mengawal pemanfaatan bantuan alsintan agar benar-benar optimal di lapangan.

“Bantuan alsintan pra-panen ini didistribusikan untuk menjawab kebutuhan riil petani dalam mempercepat masa olah lahan hingga masa tanam. Kami di DKPP bersama para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) akan melakukan pendampingan intensif kepada Poktan dan Gapoktan penerima,” ujar Zaenal.

Ia menambahkan, DKPP akan memastikan bantuan dirawat dengan baik dan digunakan secara komunal oleh anggota kelompok. Pengawasan dilakukan agar tidak ada alsintan yang mangkrak sehingga keberadaannya dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas dan pendapatan petani.

Melalui pemanfaatan teknologi, pendampingan dan pengawasan yang berkelanjutan, Pemkab Bojonegoro berharap bantuan alsintan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. (Red).