BOJONEGORO UpWarta.com – Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dapil Jawa Timur IX (Bojonegoro-Tuban), Wihadi Wiyanto, meminta masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya benar-benar diterima para siswa tanpa adanya penyimpangan.
Hal itu disampaikan Wihadi saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di rumah konstituen Partai Gerindra di Desa Tegalkodo, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Senin (27/7/2026) siang.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Anggota DPRD Bojonegoro, Hendrik Arfianto, dan Sally Atyasasmi, anggota DPRD Bojonegoro periode 2024–2029 dari Fraksi Gerindra Kepala Desa setempat serta ratusan warga.
Dalam sambutannya, Wihadi mengajak masyarakat tidak mudah terpengaruh berbagai informasi negatif mengenai program MBG yang beredar di media sosial.
Menurutnya, yang lebih penting adalah masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan program tersebut di lapangan.
“Kalau ada dapur SPPG yang tidak higienis atau makanan yang disajikan tidak sesuai ketentuan, silakan difoto dan dilaporkan. Program ini harus benar-benar dinikmati masyarakat, jangan sampai ada yang memotong hak penerima,” kata Wihadi.
Ia mencontohkan, apabila dalam menu seharusnya terdapat satu butir telur, maka jangan sampai porsi tersebut dikurangi. Begitu pula jika ditemukan makanan yang basi atau tidak layak dikonsumsi, masyarakat diminta segera melaporkannya.
“Kalau makanannya tidak layak atau basi, segera sampaikan. Berarti ada yang salah dalam pengelolaannya. Tapi jangan mengada-ada, laporkan sesuai kondisi yang sebenarnya,” ujarnya.
Selain membahas program MBG, Wihadi juga menyerap aspirasi warga terkait ketersediaan pupuk bersubsidi. Ia mengaku selama dua periode sebelumnya kerap menerima keluhan mengenai sulitnya memperoleh pupuk.
Dalam dialog dengan warga dan pemerintah desa, Wihadi menanyakan kondisi distribusi pupuk saat ini. Warga mengaku pupuk sudah lebih mudah diperoleh dibanding sebelumnya, meski jumlahnya masih dinilai belum mencukupi kebutuhan.
Politikus Gerindra itu mengatakan akan kembali mengecek sistem penyaluran pupuk subsidi agar semakin mudah diakses petani. Menurutnya, ke depan distribusi pupuk juga akan didukung melalui Koperasi Desa Merah Putih.
“Nantinya barang-barang subsidi, termasuk pupuk, bisa dibeli melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harapannya petani semakin mudah mendapatkan pupuk bersubsidi,” jelasnya.
Di akhir kegiatan, Wihadi meminta masyarakat memanfaatkan keberadaan wakil rakyat di DPRD maupun DPR RI untuk menyampaikan aspirasi sehingga persoalan yang dihadapi warga dapat segera ditindaklanjuti.
Reporter: Arif Rahman Hakim
