JOMBANG upwarta.com – Dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ditunjukkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jombang. Salah satunya melalui kehadiran Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR dalam kegiatan penandatanganan komitmen bersama sukses Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Jombang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jombang di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (11/6/2026).
Selain Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR, kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Jombang H. Warsubi, S.H., M.Si., Komandan Kodim 0814/Jombang Letkol Kav Devid Eko Januarto, S.I.P., unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, kepala perangkat daerah, para camat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Kehadiran Kapolres Jombang bersama jajaran Forkopimda menjadi simbol kuat dukungan lintas sektor dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan secara nasional. Dukungan aparat keamanan dinilai penting untuk memastikan proses pendataan berjalan aman, tertib, dan mendapat partisipasi maksimal dari masyarakat maupun pelaku usaha.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Jombang turut menandatangani komitmen bersama sebagai bentuk sinergi dan kesiapan mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Komitmen ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antarinstansi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya data ekonomi yang akurat.
Bupati Jombang H. Warsubi, S.H., M.Si. menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam memotret kondisi perekonomian daerah secara menyeluruh. Data yang dihasilkan akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, industri, investasi, hingga pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Sensus Ekonomi 2026 menjadi instrumen penting untuk mengetahui kondisi riil perekonomian masyarakat. Data yang akurat sangat dibutuhkan untuk mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran,” ujar Warsubi.
Menurutnya, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS semata, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, aparat keamanan, perguruan tinggi, media massa, serta para pelaku usaha.
Ia juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Jombang untuk memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus. Pemerintah menjamin seluruh data yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melalui penandatanganan komitmen bersama ini, Pemerintah Kabupaten Jombang, Polres Jombang, Kodim 0814/Jombang, dan seluruh pemangku kepentingan berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Jombang dapat berjalan lancar dan menghasilkan data berkualitas. Data tersebut nantinya menjadi pijakan penting dalam perumusan kebijakan pembangunan ekonomi daerah sekaligus mendukung pembangunan nasional yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.(yuw)
