Bojonegoro UpWarta.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro resmi meluncurkan paket wisata Padangan Wonderful di Waduk Tirto Agung, Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Sabtu (25/7/2026).
Program ini menjadi langkah strategis untuk mengembangkan potensi wisata berbasis desa sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Peluncuran dilakukan langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama sejumlah pejabat, kepala desa, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Wahono mengatakan Padangan memiliki nilai sejarah yang kuat sehingga layak dikembangkan menjadi salah satu destinasi unggulan di Bojonegoro.
“Secara historis, Kecamatan Padangan pernah menjadi wilayah kedudukan Jipang dan jalur penting Sungai Bengawan Solo sebagai pusat perdagangan sekaligus syiar agama Islam. Dari situ lahir potensi destinasi wisata yang sangat luar biasa,” kata Wahono.
Ia menegaskan, Pemkab Bojonegoro bersama Dekranasda akan terus mendukung pengembangan pariwisata melalui kolaborasi antar pemerintah desa, promosi produk UMKM, hingga penguatan kuliner khas seperti ledre.
Tak hanya itu, Pemkab juga menargetkan Padangan berkembang sebagai pusat wisata kesehatan (health tourism) melalui penguatan layanan RSUD Padangan.
“Tahun depan kami menargetkan Padangan berkembang menjadi pusat wisata kesehatan. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Paket Wisata Padangan Wonderful Bojonegoro resmi saya luncurkan,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Padangan Novita Sari mengatakan paket wisata tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh kepala desa dan Pokdarwis di Kecamatan Padangan yang mengintegrasikan berbagai potensi wisata menjadi satu paket perjalanan.
“Padangan Wonderful lahir dari ide luar biasa para kepala desa yang menggali potensi wilayahnya masing-masing, kemudian kami satukan menjadi paket wisata.
Momentum HUT ke-81 RI ini menjadi semangat bersama untuk mewujudkan Padangan yang makmur dan membanggakan,” kata Novita.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Elzadeba Agustina, menjelaskan paket wisata itu disusun setelah melalui kajian bersama Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro.
Wisatawan akan diajak mengunjungi sejumlah destinasi, mulai dari Waduk Tirto Agung di Desa Prangi, kawasan bersejarah Padangan Heritage, sentra pembuatan ledre, hingga menikmati wisata alam dan memancing di Waduk Ngradin serta Waduk Sonorejo.
“Kami berharap Padangan Wonderful menjadi salah satu ikon wisata unggulan di Kabupaten Bojonegoro,” ujar Elzadeba.
Peluncuran tersebut juga mendapat dukungan dari Penasehat Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT), Prof. Zainuddin Maliki.
Menurutnya, pengembangan desa wisata sejalan dengan program prioritas pemerintah pusat dalam meningkatkan lapangan kerja melalui sektor pariwisata.
“Langkah konkret yang dilakukan Pemkab Bojonegoro di Padangan sangat sejalan dengan visi Presiden untuk menjadikan desa sebagai garda terdepan pembangunan nasional,” katanya.
Usai peluncuran, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan 81 ekor burung merpati sebagai simbol semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Para tamu kemudian menikmati berbagai wahana di Waduk Tirto Agung, seperti berkeliling waduk menggunakan perahu motor dan bebek kayuh.
Paket wisata Padangan Wonderful dibanderol Rp 200.000 per orang. Dalam paket tersebut wisatawan mendapatkan fasilitas transportasi, kuliner, tiket masuk, wahana dan atraksi wisata, serta kaus sebagai suvenir.
Pemerintah berharap program ini menjadi tonggak baru pengembangan pariwisata, seni budaya, UMKM, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Padangan. (Red).
