BERITA  

Desa Sambiroto Resmikan Kafe dan Wahana Tirto Sentono, Bidik Peningkatan PADes

Cropped 20260806 204909.png
20261021

BOJONEGORO, UpWarta.com – Pemerintah Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meresmikan Kafe dan Wahana Tirto Sentono sebagai ikon tematik Program Desa Berdaya Tahun 2026, Rabu (21/10/2026) siang.

Destinasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Pengembangan Kafe dan Wahana Tirto Sentono merupakan salah satu upaya Pemerintah Desa Sambiroto dalam mengoptimalkan potensi lokal melalui sektor wisata dan kuliner.

Selain menjadi tempat rekreasi bagi masyarakat, keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat membuka peluang usaha dan memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.

Peresmian tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur Gorbi Martapura,

Hadir juga, perwakilan DPMD Kabupaten Bojonegoro Muhammad Aris Hidayatullah, Camat Kapas Zain Bahtiar, serta Kepala Desa Sambiroto Gunawan Wibisono, bersama sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gorbi Martapura yang hadir mewakili Kepala DPMD Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa Program Desa Berdaya merupakan bentuk dukungan pemerintah provinsi kepada desa berstatus mandiri agar mampu mengembangkan potensi lokal dan memperkuat kemandirian ekonomi.

Menurutnya, bantuan melalui Program Desa Berdaya diharapkan menjadi stimulus bagi desa untuk mengembangkan usaha produktif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Harapannya, dengan adanya pancingan dari Program Desa Berdaya ini, perekonomian Desa Sambiroto bisa meningkat dan PAD-nya juga bertambah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tantangan setelah peresmian bukan hanya membangun fasilitas, melainkan juga menjaga keberlanjutan pengelolaannya.

Oleh karena itu, pemerintah desa bersama masyarakat perlu berperan aktif dalam merawat dan mengembangkan Kafe dan Wahana Tirto Sentono agar tetap menarik bagi pengunjung.

Gorbi juga menyampaikan bahwa Program Desa Berdaya di Jawa Timur telah menjangkau 588 desa selama periode 2021–2026.

Menurutnya, keberlanjutan pengelolaan menjadi salah satu tantangan penting agar fasilitas yang dibangun melalui program tersebut dapat terus memberikan manfaat ekonomi.

Selain itu, ia mendorong Pemerintah Desa Sambiroto untuk mempertimbangkan pengajuan program pemberdayaan BUMDesa pada periode mendatang guna memperkuat pengembangan usaha ekonomi desa.

Sementara itu, Muhammad Aris Hidayatullah, yang hadir mewakili Kepala DPMD Kabupaten Bojonegoro, menekankan pentingnya kreativitas dan konsistensi dalam pengelolaan destinasi wisata tersebut.

Menurutnya, pengelola perlu menghadirkan kegiatan yang menarik, mengembangkan variasi wahana, serta menyediakan pilihan kuliner yang sesuai dengan minat masyarakat.

Upaya tersebut lanjutnya, diperlukan agar Kafe dan Wahana Tirto Sentono mampu mempertahankan daya tariknya dan terus diminati pengunjung.

Ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek keselamatan, terutama bagi anak-anak yang menggunakan fasilitas permainan dan seluncuran.

“Yang perlu diperhatikan adalah keamanan, sehingga anak-anak bisa bermain dengan aman dan nyaman,” pesannya.

Aris berharap keberadaan kafe dan wahana tersebut tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan PADes, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan UMKM dan menggerakkan perekonomian masyarakat Desa Sambiroto.

Rangkaian kegiatan peresmian turut dimeriahkan dengan penampilan tari tradisional oleh siswi SD Negeri Sambiroto.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni, didampingi Kepala Desa Sambiroto Gunawan Wibisono dan sejumlah tamu undangan.

Pemotongan pita tersebut menandai peresmian Kafe dan Wahana Tirto Sentono sebagai ikon tematik Program Desa Berdaya Desa Sambiroto.

Setelah prosesi peresmian, para tamu undangan juga melakukan peninjauan terhadap wahana yang telah dimanfaatkan oleh pengunjung.

Melalui pengembangan Kafe dan Wahana Tirto Sentono, Pemerintah Desa Sambiroto diharapkan mampu membangun sumber pendapatan yang berkelanjutan, memperluas kesempatan usaha bagi masyarakat, serta memperkuat kemandirian ekonomi desa.

Keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh tersedianya fasilitas, tetapi juga oleh kualitas pengelolaan, jaminan keselamatan pengunjung, keterlibatan masyarakat, serta kemampuan pengelola dalam menghadirkan inovasi secara berkelanjutan. (Arh)