PEMKAB  

Pejabat Bojonegoro Tampil Pakai Busana Adat Beragam Daerah, Peserta Upacara Kompak Kenakan Pakaian Samin

Cropped 20260806 204909.png
20261021

BOJONEGORO UpWarta.com – Keberagaman budaya mewarnai upacara peringatan hari jadi Kabupaten Bojonegoro ke 349.

Sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tampil mengenakan busana adat dari berbagai daerah, sebagai simbol persatuan dan kebhinekaan.

Kapolres Bojonegoro tampil anggun mengenakan busana adat Yogyakarta. Sementara itu, Kabakorwil Bojonegoro memakai busana adat Jawa Timur berupa Jatim Beludru Hitam.

Adapun Ketua Pengadilan Agama mengenakan busana adat Bengkulu bernuansa biru beludru dengan hiasan renda emas.

Penggunaan busana adat dari berbagai daerah tersebut menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam menjaga keberagaman budaya sekaligus memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

Momentum peringatan hari jadi daerah ini juga menjadi ajakan bagi masyarakat untuk terus menjaga toleransi, mempererat persaudaraan, serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun Bojonegoro yang Bahagia, Makmur, dan Membanggakan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro, Elzadeba Agustina, mengatakan penampilan para pejabat dengan busana adat mencerminkan semangat persatuan dan kebanggaan terhadap kekayaan budaya bangsa.

“Penampilan jajaran pejabat publik dalam balutan busana adat ini menjadi simbol semangat persatuan, kebhinekaan, serta kebanggaan akan kekayaan budaya bangsa,” ujar Elzadeba.

Tak hanya para pejabat, peserta upacara juga kompak mengenakan busana adat masyarakat Samin, yang menjadi salah satu identitas budaya khas Bojonegoro. (Arh)