Bojonegoro UpWarta.com – Satgas Pangan Kabupaten Bojonegoro mengecek harga dan ketersediaan beras di sejumlah pasar hingga ritel modern, Kamis (10/9/2026). Hasilnya, harga beras terpantau relatif stabil dan stok masih tersedia.
Pemantauan dilakukan di kawasan Pasar Penampungan Bojonegoro, Pasar Banjarejo, dan Bravo Supermarket. Petugas mengecek langsung harga beras premium, medium, hingga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Pengawasan melibatkan Polres Bojonegoro, Perum Bulog, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag), serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro.
Dari Polres Bojonegoro, kegiatan dipimpin Kasat Reskrim AKP Cipto Dwi Leksana bersama Kanit II Tipidsus Ipda A. Zaenan Na’im dan personel Satreskrim.
Di Pasar Penampungan dan Pasar Banjarejo, beras premium terpantau dijual sekitar Rp14.900/kg. Beras medium sekitar Rp13.500/kg, sedangkan beras SPHP sekitar Rp12.500/kg.
Sementara di Bravo Supermarket, petugas tidak menemukan beras kategori premium maupun medium yang dijual. Ritel tersebut menyediakan beras SPHP dengan harga sekitar Rp11.800/kg.
“Sampai dengan hasil pengawasan hari ini, harga relatif stabil dan stok beras masih tersedia,” kata Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Cipto Dwi Leksana kepada awak media.
Menurut Cipto, pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi harga dan pasokan secara langsung di lapangan. Dia mengimbau pedagang, agen, pengecer, maupun pengelola ritel menjual beras sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
“Jangan mengambil keuntungan dengan cara yang dapat merugikan masyarakat. Kami mengajak para pedagang, agen dan pengecer bersama-sama menjaga ketersediaan serta kestabilan harga beras,” ujarnya.
Cipto juga mengingatkan pelaku usaha tidak melakukan penimbunan maupun praktik perdagangan yang berpotensi mengganggu pasokan dan harga beras.
“Jika ditemukan adanya pelanggaran, tentunya akan dilakukan langkah sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Dari hasil pengecekan, Satgas Pangan menyebut kondisi harga dan stok beras di sejumlah titik yang dipantau masih relatif aman. Pemantauan akan terus dilakukan bersama instansi terkait untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Bojonegoro. (Red).
