1.500 Anak TK Meriahkan Pawai Payung Hias HJB Bojonegoro ke-349

Cropped 20260806 204909.png
20261024
Peserta Payung Hias dari TK Tunas Harapan 1 Kelurahan Karangpacar, Kecanatan Bojonegoro

BOJONEGORO UpWarta.com – Sebanyak 1.519 anak taman kanak-kanak (TK) dari 36 lembaga pendidikan se-Kecamatan Bojonegoro mengikuti Pawai Payung Hias untuk memeriahkan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349, Sabtu (24/10/2026) pagi.

Pawai yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) PGRI Kecamatan Bojonegoro itu berlangsung meriah. Para peserta tampil dengan membawa payung hias beraneka warna dan desain hasil kreativitas masing-masing lembaga.

Mengusung tema “Payung Cilik Nusantara, Merajut Budaya Sejak Dini dan Berdaya Saing, Bertransformasi Menuju Bojonegoro Adil dan Makmur”, kegiatan ini menjadi ajang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenalkan nilai budaya sejak dini.

Ketua panitia sekaligus Ketua IGTKI PGRI Kecamatan Bojonegoro, Siti Nurul Hidayah, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi perlombaan, tetapi juga sarana melatih kepercayaan diri anak dan mengembangkan kreativitas para guru.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat kerja sama antara pihak sekolah dan orang tua murid.

“Semua peserta sebenarnya menang, karena hari ini adalah hari kemenangan bagi kita semua,” ujar Siti Nurul Hidayah.

Pawai tersebut secara resmi dibuka dan diberangkatkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Muhammad Anwar Mukhtadlo, M.Si. Ia mengaku terkesan dengan penampilan para peserta yang tidak hanya menghias payung, tetapi juga tampil dengan berbagai atribut menarik.

“Saya kira hanya payung yang dihias, ternyata semua berhias. Ini luar biasa, di luar ekspektasi saya. Kreativitas para guru TK semakin berkembang setiap harinya,” kata Anwar Mukhtadlo

20261024
Foto bersama Kepala Dinas Pendididikan Bojonegoro, Ketua IGTKI PGRI Kecamatan Bojonegoro, panitia dan tamu Undangan

Ia berpesan agar para peserta tidak berkecil hati jika belum berhasil meraih juara. Menurutnya, pengalaman dan kebahagiaan selama mengikuti kegiatan menjadi hal penting bagi anak-anak.

“Menang dan kalah itu hal biasa. Yang terpenting adalah pengalaman dan kebahagiaan hari ini,” tuturnya.

Anwar Mukhtadlo juga mengingatkan peserta agar tetap berhati-hati selama mengikuti pawai yang mengambil rute mengelilingi Alun-Alun Bojonegoro.

Untuk diketahui, Dalam perlombaan tersebut, panitia menyiapkan penghargaan Juara 1, 2, dan 3 serta Juara Harapan. Ada pula penghargaan khusus untuk kategori Peserta Terunik, Ramah Lingkungan, Barisan Terapih, Paling Inovatif, dan Peserta Paling Mandiri.

Sepanjang kegiatan, para orang tua tampak mendampingi dan memberikan dukungan kepada anak-anak mereka. Pawai Payung Hias ini pun menjadi salah satu kegiatan peringatan HJB ke-349 yang menggabungkan kreativitas, pendidikan karakter, dan kebersamaan keluarga.

Dengan melibatkan ribuan anak dari puluhan lembaga pendidikan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi guru untuk menampilkan inovasi pembelajaran melalui aktivitas yang menyenangkan di luar kelas. (Arh)