Bojonegoro, Upwarta.com – Pemilihan Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sukses digelar pada Selasa (18/11/2025).
Pemilihan ini diadakan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 27 Tahun 2021.
Pemungutan suara dilakukan dengan mekanisme Voting dalam musyawarah yang melibatkan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, dan perwakilan warga yang terdaftar. Panitia memastikan semua tahapan berjalan transparan dan akuntabel.
Ketua Panitia Pilkades PAW Desa Sukorejo, Drs. H. Tegguh, menyatakan bahwa partisipasi pemilih cukup baik dan proses pemilihan berjalan lancar. Aparat keamanan dari kepolisian dan TNI juga disiagakan untuk menjaga keamanan.
Dalam pemilihan yang diikuti tiga calon, Meyke Lelyanasari, S.Pd., dengan nomor urut 2, berhasil memperoleh terbanyak 57 suara. Mantan anggota DPRD dua periode ini mengungguli dua pesaingnya, calon nomor urut 1 yang tidak memperoleh suara, dan calon nomor urut 3 meraih 33 suara.
Kemenangan Meyke Lelyanasari mencerminkan dukungan masyarakat yang menginginkan pemimpin berpengalaman. Setelah dinyatakan menang, Meyke menyampaikan rasa syukur dan menekankan pentingnya keterbukaan antara pemerintah desa dan warga.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras. Ke depan, kami akan membuka ruang komunikasi publik melalui dialog bersama warga untuk mendengarkan aspirasi,” ujarnya.
Meyke juga menegaskan bahwa pengalamannya di DPRD akan menjadi kekuatan dalam merumuskan kebijakan desa.
“Dengan pengalaman dan relasi yang ada, kami akan merumuskan solusi terbaik bagi persoalan desa. Kami akan mempelajari seluruh dinamika terlebih dahulu sebelum mengambil langkah perbaikan,” tambahnya.
Pilkades PAW Desa Sukorejo dipantau langsung oleh Forkopimcam, termasuk Camat Kota, PJ Danramil, Kapolsek, Ketua BPD, Pj Kepala Desa Sukorejo, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta tokoh masyarakat.
Dengan terpilihnya Meyke Lelyanasari, S.Pd., diharapkan Pemerintah Desa Sukorejo dapat segera menata kembali program-program yang sempat terhenti, dengan fokus pada penguatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan percepatan pembangunan infrastruktur.
Masyarakat berharap pemimpin baru ini membawa pemerintahan desa yang lebih inklusif, transparan, dan responsif. Acara berjalan lancar dan kondusif. (Skm/red)
