SMSI-Kodim 0813 Bojonegoro Perkuat Sinergi, Siapkan Kolaborasi untuk Masyarakat

Cropped 20260806 204909.png
Para pengurus SMSI Bojonegoro saat Audensi dengan
Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bojonegoro memperkuat komunikasi dengan Kodim 0813 Bojonegoro.

BOJONEGORO, UpWarta.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bojonegoro memperkuat komunikasi dengan Kodim 0813 Bojonegoro. Silaturahmi tersebut menjadi ruang untuk membangun sinergi dan membuka peluang kolaborasi dalam mendukung program yang berdampak bagi masyarakat.

Pertemuan berlangsung di Makodim 0813 Bojonegoro, Jumat (25/9/2026). Sejumlah pengurus SMSI Bojonegoro diterima langsung Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto bersama jajaran.

Ketua SMSI Bojonegoro Kustaji mengatakan, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pengurus SMSI periode 2026-2030 untuk membangun komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Bojonegoro.

“Kami menyampaikan terima kasih atas waktu dan sambutan dari Dandim. SMSI Bojonegoro saat ini memiliki kepengurusan periode 2026-2030. Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya kami membangun komunikasi dan sinergitas dengan berbagai stakeholder,” ujar Kustaji yang akrab disapa Bung Kust.

Dosen Universitas Bojonegoro tersebut menuturkan, SMSI sebagai organisasi yang menaungi perusahaan media siber memiliki peran dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Karena itu, komunikasi dengan Kodim 0813 Bojonegoro diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi dalam berbagai program yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

“Harapannya ada sinergi dan kolaborasi terhadap program-program yang diemban Kodim Bojonegoro. Kami ingin saling menguatkan dalam sebuah simbiosis yang memberikan manfaat, baik bagi Kodim maupun perusahaan media yang tergabung dalam SMSI Bojonegoro,” katanya.

Penasehat SMSI Bojonegoro Sasmito Anggoro mengatakan, komunikasi antara media dan institusi TNI perlu terus dijaga. Menurutnya, media memiliki peran dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Silaturahmi seperti ini penting untuk membangun komunikasi yang baik. Media dan TNI memiliki ruang masing-masing, tetapi keduanya bisa bersinergi dalam memberikan informasi dan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sasmito.

Dia berharap komunikasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi, tetapi dapat berlanjut dalam bentuk kolaborasi yang lebih konkret.

“Ke depan tentu kita berharap ada kolaborasi yang nyata. Bukan hanya dalam penyampaian informasi, tetapi juga bagaimana media bersama stakeholder dapat ikut mendorong kegiatan yang memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro,” imbuhnya.

Sementara itu, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto menyambut baik kunjungan pengurus SMSI Bojonegoro.

Menurut Dedy, komunikasi antara institusi dan media penting untuk membangun pemahaman publik serta mendukung penyampaian informasi mengenai berbagai program kepada masyarakat.

“Kolaborasi ini penting. Kita bersama-sama ingin membangun Bojonegoro,” kata Dedy.

Dia mengatakan Kodim 0813 Bojonegoro akan berupaya memperkuat berbagai program dan kegiatan yang dapat dikomunikasikan melalui media.

“Kita akan berupaya menelurkan program dan kegiatan agar bisa memberikan edukasi kepada masyarakat melalui media yang ada di Bojonegoro,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Dedy juga menyampaikan kedekatannya dengan Bojonegoro. Dia menyebut memiliki ikatan dengan masyarakat dan lingkungan daerah tersebut, baik secara pribadi maupun dalam kapasitas kedinasan.

Dedy turut membuka ruang bagi SMSI untuk memberikan masukan maupun konsep program, khususnya yang berkaitan dengan penguatan ekonomi masyarakat.

Gagasan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk membangun kolaborasi antara Kodim 0813 Bojonegoro dengan perusahaan media yang tergabung dalam SMSI.

Kolaborasi nantinya dapat diarahkan pada kegiatan pemberdayaan masyarakat serta program yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan terbuka. SMSI Bojonegoro dan Kodim 0813 Bojonegoro berharap komunikasi yang terbangun tidak berhenti pada seremoni silaturahmi, tetapi dapat berkembang menjadi kerja bersama yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan di Bojonegoro. (Arh)