Bojonegoro UpWarta.com — Suasana Desa Tegalkodo, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendadak meriah pada Minggu (13/9/2026).
Ribuan warga dari 14 RT tumpah ke jalan mengikuti jalan sehat bertajuk “Mboyz Mlaku Bareng (MMB)”.
Kegiatan tersebut digelar Pemerintah Desa Tegalkodo dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Tak sekadar jalan sehat, masing-masing RT tampil kompak dengan membawa iringan sound system dan berderat warga setempak menari
Peserta mulai bergerak sekitar pukul 08.00 WIB setelah dilepas dari Halaman KDMP Tegalkodo.
Mereka menempuh rute Jalan Desa Sitiaji, Jalan Raya Balen–Sugihwaras, kemudian menyusuri permukiman warga hingga kembali ke titik awal.
Sepanjang perjalanan, suasana semakin semarak. Puluhan sound system mengiringi rombongan warga dengan lagu-lagu DJ yang tengah viral. Setiap RT juga berusaha menampilkan kekompakan dan kreativitas terbaiknya.
Tak hanya kompak dalam gerakan, peserta juga tampil dengan seragam dan atribut khas masing-masing RT. Kreativitas setiap RT terlihat dari beragam desain dan gaya yang ditampilkan.
Namun, ada satu identitas yang menyatukan seluruh peserta, yakni tulisan “Tegalkodo Mboyz” yang terpampang di bagian dada maupun punggung.
Kepala Desa Tegalkodo, Tommy Listiyono, S.Sos., dalam sambutannya mengajak warga menjaga kekompakan yang selama ini menjadi kekuatan desa.
Teriakan “Merdeka!” yang diserukan Tommi langsung disambut serentak oleh ribuan warga.
“Kita tetap di jalur di dungo-didungo. Kupon ini gratis, hadiahnya kami siapkan istimewa. Sepeda motor hadiah utama, sepeda listrik, kulkas, mesin cuci, kompor, dan ratusan hadiah hiburan. Yang dapat alhamdulillah, yang belum jangan mengeluh, semua sudah ada rezekinya,” ujar Tommy.
Ia mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bukti kekompakan masyarakat Tegalkodo yang terus terjaga, meski dirinya telah 12 tahun memimpin desa tersebut.
Tommy juga mengumumkan bahwa tahun depan Pemerintah Desa Tegalkodo berencana kembali menggelar Mboyz Night Carnival dengan konsep yang lebih spektakuler. Para Ketua RT pun diminta mulai mempersiapkan penampilan sejak jauh hari.
Sementara itu, Camat Sukosewu, Alit S. Purnayoga, yang hadir sekaligus melepas peserta, memberikan apresiasi atas kegiatan yang digelar Pemerintah Desa Tegalkodo.
Menurutnya, kegiatan semacam ini bukan hanya memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kegiatan seperti ini membuat masyarakat hidup, meriah, UMKM jalan, pedagang laris. Terus maju Tegalkodo Mbois!” kata Alit sebelum menurunkan bendera sebagai tanda keberangkatan peserta.
Sesaat setelah bendera diturunkan, puluhan sound system langsung menderu bersamaan. Barisan warga pun bergerak menyusuri rute dengan tertib, namun tetap penuh semangat dan keceriaan.
Selain jalan sehat, panitia juga menyiapkan penilaian penampilan masing-masing RT. Penilaian dilakukan di depan Balai Desa dengan sejumlah kriteria, mulai jumlah peserta, kerapian, kekompakan hingga kualitas penampilan.
Semarak “Mboyz Mlaku Bareng (MMB)” akhirnya bukan sekadar menjadi kegiatan jalan sehat. Momen tersebut menjadi gambaran kekompakan warga Tegalkodo dalam merayakan kemerdekaan.
Kemerdekaan dirayakan dengan berjalan bersama, bergembira bersama, dan berbagi kebahagiaan bersama. (Arh)
