Menyambut Bulan Suci Ramadhan, SMK Negeri Kudu Jombang Adakan Lima Hari Pondok Ramadhan

Avatar photo

Jombang upwarta.com| Menyambut bulan suci Ramadhan dan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Islam di kalangan siswa. SMK Negeri Kudu menyelenggarakan kegiatan Lima hari Pondok Romadhon, Mulai tanggal 23 Februari 2026 Sampai tanggal 27 februari 2026. Kegiatan itu dipusatkan di Masjid Al Haidar sekolah SMK Negeri Kudu

Pembukaan Pondok Romadhon di pimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMK Negeri Kudu Erna Kusrini, S.Pd., M.MPd.

Dalam sambutannya, beliau mengutip kitab suci Al quran surat Al Baqarah ayat 183 yang menekankan tujuan akhir dari ibadah puasa adalah mencapai ketakwaan.

“Ketakwaan ini, implementasinya adalah bagaimana kita belajar dengan baik, menghormati guru, menghormati orang tua, dan berprestasi,” ujar Erna Kusrini.

Beliau berharap, melalui Pondok Romadhon, siswa dapat menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia.

Kegiatan Pondok Romadhon diisi dengan berbagai materi keislaman, antara lain sholat Dhuha, tadarus Al-Qur’an, serta materi tentang Taharah (bersuci), sholat, puasa, zakat, dan Idul Fitri.

Wakil Kepala Sekolah sebagai bidang Kurikulum, Anang Ismail, S.Pd, menjelaskan bahwa pesertaP Pondok Romadhon adalah siswa kelas X, XI, dan XII secara bergilir. “Bagi siswa yang tidakm Mengikuti Pondok Romadhon, tetap dilaksanakan pembelajaran di kelas seperti biasa,” jelasnya.

Ketua panitia Pondok Romadhon, Vinastria Sefriana, S.Pd.I, menambahkan,

“Kami berharap, pondok Romadhon ini dapat menjadi bekal bagi siswa SMK Negeri Kudu dalam menyambut bulan Ramadhan 1447 H dengan penuh persiapan dan semangat. Selain itu, kami juga berharap kegiatan ini dapat membentuk karakter siswa yang bertakwa, berakhlak mulia, dan berprestasi.”

Sebagai penutup, di hari ke lima Pondok Ramadan diisi dengan kegiatan NOBAR (nonton bareng) film Islami yang bertujuanu ntuk memberikan motivasi dan inspirasi bagi para siswa.

Kegiatan hari kelima ini diawali dengan salat Duha, tadarus, dan istigotsah yang dipimpin oleh Ustaz Mujahim, S.Pd.I.

Dalam sesi awal, Ustaz Mujahim menyampaikan ceramah tentang tiga babakan bulan Ramadan. “Sepuluh hari pertama Ramadan adalah penuh rahmat atau kasih sayang Allah.

Sepuluh hari kedua adalah maghfiroh, yaitu ampunan. Dan sepuluh hari terakhir adalah itqun minan naar, yaitu pembebasan dari api neraka,” ujamya.

Ceramah ini memberikanpemahaman mendalam tentang keutamaan bulan Ramadan bagi para peserta.

NOBAR film Islami dipandu oleh Zainal Fanani, S.Pd., MM., yang memberikan motivasi kepada siswa kelas XII yang akan menghadapi ujian.

“Anak-anakku, sebentar lagi kalian akan memasuki rangkaian ujian. Semoga dimudahkan, dilancarkan, dan mendapat hasil yang terbaik” Ungkap pak Zaenal

Beliau juga menambahkan,

“Jadilah kebanggaan orang tua karena pengorbanan mereka tidak bisa dihitung.” Pungkasnya

Setelah NOBAR, para peserta diajak untuk menarik benang merah dari film tersebut. Pesanya yang disampaikan adalah bahwa orang tua dan guru menginginkan yang terbaik bagi anak-anaknya, dan kebaikan ini akan berdampak positif pada kehidupan bermasyarakat.

Zainal juga mengajak para siswa untuk menjadi pribadi yang lebih baik. “Jadilah orang-orang ‘baru’ dengan meninggalkan kebiasaan lama yang kurang terpuji,” tegasnya.

Ketua panitia, Vinastria Sefriana, S.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan pondok Ramadana kan dilanjutkan dengan pengumpulan dan distribusi zakat fitrah pada kegiatan berikutnya.

“Saya sangat senang melihat antusiasme kalian. Jangan lupa, kegiatan kita tidak berhenti di sini! Selanjutnya, kita akan mengumpulkan dan mendistribusikan zakat fitrah. Kami berharap, melalui kegiatan ini, kalian tidak hanya mendapatkan bekal spiritual, tapi juga termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik, baik dalam menghadapi ujian maupun dalam kehidupan bermasyarakat.” Pungkas ketua panitia (yuwan, tim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *