Kodim Bojonegoro Gembleng Babinsa, Perkuat Kemampuan Teritorial yang Humanis

Cropped 20260806 204909.png
20260924

Bojonegoro UpWarta.com – Kodim 0813 Bojonegoro menggelar Kegiatan Peningkatan Kemampuan (Katpuan) Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Ahmad Yani Makodim 0813 Bojonegoro, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan tahunan ini diikuti para Danramil, Bati Tuud, dan Babinsa jajaran Kodim 0813 Bojonegoro. Pembekalan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan personel teritorial dalam menjalankan tugas pembinaan di wilayah masing-masing.

Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto melalui Kasdim Mayor Inf Marwoko Suwandono mengatakan peningkatan kemampuan Apkowil menjadi bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan Pembinaan Teritorial (Binter).

Menurutnya, kemampuan personel teritorial perlu terus diasah agar dapat menghadapi berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

“Setiap Apkowil wajib memahami bagaimana caranya agar kehadiran kita senantiasa bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan mewujudkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat,” kata Dedy dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kasdim.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Melalui Kegiatan Peningkatan Kemampuan Apkowil Tersebar Kita Bangun Aparat Komando Kewilayahan yang Unggul, Modern dan Humanis dalam Mendukung Terwujudnya Pembinaan Teritorial yang Berkualitas”.

Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan sejumlah materi teknis dan taktis terkait tugas teritorial. Di antaranya Sikap Teritorial, Lima Kemampuan Teritorial, Santi Aji, Sisrendal Binter, serta Ketatalaksanaan Binter.

Selain materi utama, peserta juga mendapat materi pengayaan berupa pembekalan dari dinas terkait. Materi tersebut disesuaikan dengan perkembangan situasi dan kondisi sosial masyarakat di wilayah.

Dedy berharap seluruh materi yang diberikan tidak berhenti sebagai teori, tetapi dapat diterapkan langsung oleh para Babinsa ketika menjalankan tugas di desa binaan.

“Materi yang diterima agar dapat diaplikasikan di lapangan dalam melaksanakan pembinaan teritorial di wilayah binaan masing-masing,” ujarnya.

Dia menegaskan, pembinaan teritorial yang dilakukan secara tepat diharapkan dapat mendukung terciptanya Ruang, Alat, dan Kondisi (RAK) juang yang tangguh.

Dedy juga mengingatkan para prajurit agar tetap waspada dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat. Personel diminta peka terhadap setiap perkembangan situasi di wilayah.

“Selalu prioritaskan keselamatan diri dan materiel dalam setiap pergerakan. Tetap peka dan responsif terhadap setiap dinamika serta perkembangan situasi yang terjadi di wilayah,” pungkasnya. (Red)