Pemkab Bojonegoro siapkan 40 Titik PJL dan PJU Baru Tahun 2026

Avatar photo

BOJONEGORO UpWarta.com – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro terus memperkuat layanan penerangan jalan dengan menyiapkan 40 titik lokasi baru untuk Penerangan Jalan Lingkungan (PJL) dan Penerangan Jalan Umum (PJU). Program tersebut dibarengi dengan agenda pemeliharaan tahunan terhadap sekitar 17 ribu unit lampu yang telah terpasang di berbagai wilayah.

Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum (PJU) dan Pemeliharaan Sarpras di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Bojonegoro, Sarifuddin, mengatakan langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, khususnya saat beraktivitas di malam hari. Penambahan titik baru difokuskan pada wilayah yang masih minim penerangan serta kawasan dengan mobilitas warga yang cukup tinggi.

“Penambahan 40 titik PJL dan PJU ini kami prioritaskan di lokasi yang benar-benar membutuhkan penerangan tambahan. Harapannya, masyarakat bisa merasa lebih aman dan nyaman ketika beraktivitas pada malam hari,” ujar Sarifuddin.

Selain pembangunan titik baru, pemeliharaan rutin dilakukan untuk memastikan seluruh unit PJU dan PJL tetap berfungsi optimal. Perawatan meliputi pengecekan jaringan, penggantian komponen yang rusak, hingga perbaikan tiang dan armatur lampu.

Ia menegaskan bahwa perawatan berkala sangat penting mengingat jumlah lampu penerangan jalan di Bojonegoro yang terus bertambah setiap tahun. “Dari sekitar 17 ribu unit yang masuk dalam agenda pemeliharaan tahunan, kami lakukan monitoring secara berkala agar potensi gangguan seperti lampu mati atau kerusakan instalasi bisa segera ditangani,” jelasnya.

Program ini juga berdampak positif terhadap keamanan lingkungan serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pada malam hari. Pemerintah daerah turut mengimbau warga untuk melaporkan apabila menemukan lampu penerangan yang tidak berfungsi agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas teknis.

“Kami juga membuka ruang laporan dari masyarakat. Jika ada lampu yang padam atau rusak, silakan dilaporkan agar tim kami bisa segera turun melakukan perbaikan,” pungkasnya.

Dengan kombinasi penambahan 40 titik baru dan pemeliharaan 17 ribu unit lampu, Bojonegoro menargetkan sistem penerangan jalan yang semakin merata dan andal di seluruh wilayah. (Ping)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *