Bojonegoro – Digitalisasi pasar tradisional terus menunjukkan dampak positif. Melalui aplikasi mobile Pasar.id yang bisa diakses lewat Android dan iOS, para pedagang kini semakin melek internet dan terbiasa memanfaatkan teknologi dalam aktivitas jual beli sehari-hari.
Aplikasi Pasar.id memungkinkan pedagang memajang dagangan mereka secara online, menerima pesanan, hingga mencatat transaksi langsung dari ponsel. Tak sedikit pedagang yang sebelumnya hanya mengandalkan penjualan tatap muka, kini mulai terbiasa menggunakan smartphone sebagai alat utama berdagang.
Salah satu pedagang sembako di Pasar Kota Bojonegoro, Hartono (47), mengaku awalnya sempat ragu menggunakan aplikasi.“Dulu saya cuma pakai HP buat telepon. Sekarang lewat Pasar.id, saya bisa upload barang, terima pesanan, dan balas chat pembeli. Jadi lebih paham internet,” ujarnya.
Menurut Hartono, kehadiran aplikasi ini membuatnya lebih percaya diri menghadapi perubahan zaman. “Anak saya yang ngajari sedikit-sedikit. Lama-lama terbiasa. Sekarang malah senang kalau ada pesanan masuk lewat HP,” tambahnya sambil tersenyum.
Hal serupa dirasakan Siti Aminah (39), pedagang sayur. Ia menilai aplikasi Pasar.id membantu memperluas jangkauan pembeli.“Biasanya pembeli cuma warga sekitar. Sekarang bisa dari luar kelurahan. Tinggal buka aplikasi, pesanan masuk, nanti diambil kurir,” jelasnya.
Tak hanya pedagang, pembeli juga merasakan manfaat besar dari aplikasi mobile Pasar.id. Deni (28), pekerja swasta, mengaku sering belanja lewat ponsel.“Saya tinggal buka aplikasinya di Android. Praktis, cepat, dan nggak perlu ke pasar pagi-pagi,” katanya.
Dengan hadirnya aplikasi Pasar.id di Android dan iOS, pasar tradisional tidak lagi tertinggal dalam arus digital. Pedagang makin melek internet, transaksi makin rapi, dan masyarakat mendapatkan pengalaman belanja yang lebih mudah, cepat, dan modern tanpa meninggalkan nilai ekonomi kerakyatan.

