Bojonegoro, UpWarta.com – Pembangunan infrastruktur penampungan air atau embung di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada akhir tahun 2025 telah melampaui target yang ditetapkan.
“Alhamdulilah, semua sudah selesai 100 persen dan bahkan melampaui target,” kata Ardian, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (DPU SDA) Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (31/12/2025).
Menurut Ardian, target awal pembangunan embung baru adalah 7 unit, namun terealisasi sebanyak 9 unit. Sedangkan untuk target normalisasi embung yang awalnya ditetapkan 9 lokasi, berhasil terealisasi hingga 23 lokasi.
“Untuk embung-embung itu, semuanya tersebar di berbagai desa di wilayah Kabupaten Bojonegoro,” terangnya.
Dengan selesainya seluruh proyek dan bertambahnya lokasi penampungan air, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat langsung dari peningkatan kapasitas penampungan air tersebut.
“Khususnya pada musim kemarau, embung-embung ini dapat menjadi cadangan air bagi para petani. Selain itu, pada musim penghujan juga dapat menampung air sehingga mengurangi risiko kerusakan akibat air,” ujarnya.
Adapun untuk langkah kedepan agar embung-embung dapat beroperasi optimal, DPU SDA Kabupaten Bojonegoro akan terus melakukan pemantauan secara teratur, salah satunya melalui data inventaris.
“Kita memiliki rutinitas pemantauan, salah satunya dari data inventaris yang kita miliki. Dari data tersebut, kita bisa mengecek kapan embung perlu dilakukan normalisasi dan sebagainya,” ucapnya.
“Tak hanya itu, rata-rata desa yang memiliki embung sudah aktif melakukan permohonan jika embung di daerahnya membutuhkan penanganan, yaitu melalui proposal resmi,” pungkasnya. (Arh).

