BOJONEGORO, Upwarta.com – Warga RT 03 RW 01, Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, menggelar malam tirakatan untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Minggu (16/8/2026) malam. Selain syukuran, kegiatan tersebut menjadi momentum warga membahas perkembangan pembangunan lingkungan dan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Kegiatan digelar mulai sekitar pukul 19.00 WIB di halaman rumah salah satu warga, Lek Kur. Acara berlangsung sederhana namun meriah. Warga juga membagikan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan, baik kategori anak-anak maupun dewasa.
Ketua RT 03 RW 01, Moch. Rochim, menyampaikan sejumlah perkembangan pembangunan lingkungan dalam pertemuan tersebut.
Salah satunya pembangunan jalan tanggul yang sebelumnya diusulkan melalui Badan Pembangunan Desa. Usulan tersebut mendapat prioritas dan pembangunan telah direalisasikan.
Rochim juga mengapresiasi warga Gang Mebel Rajawali yang secara swadaya meninggikan jalan paving agar lebih nyaman dilalui.
Selain itu, warga menyampaikan terima kasih kepada H. Nur Rohman Saefuddin atas izin pemanfaatan lahan untuk pembangunan pondasi pagar di area lapangan.
Untuk saluran air, usulan warga terkait pembangunan drainase dengan ukuran sekitar 40-70 sentimeter telah direalisasikan. Saluran tersebut direncanakan tersambung hingga ke area belakang rumah warga.
PTSL Jadi Perhatian Warga
Dalam kesempatan itu, perkembangan program PTSL juga menjadi pembahasan.
Moch. Rochim menjelaskan, pengukuran tanah di wilayah RW 01 dijadwalkan belakangan karena jumlah pemohonnya cukup banyak dibandingkan wilayah lain.
Saat ini, proses pengukuran lapangan oleh tim teknis telah berlangsung di wilayah RW 02, meliputi RT 04 hingga RT 07.
Rochim juga memberikan penjelasan terkait prosedur administrasi PTSL, termasuk kebutuhan tanda tangan persetujuan anak atau ahli waris dalam kondisi tertentu.
Ia menegaskan seluruh proses administrasi mengikuti ketentuan dari instansi yang berwenang.
“Tidak ada maksud untuk mempersulit warga. Kesalahpahaman informasi yang sempat terjadi juga sudah diselesaikan dengan baik,” ujar Rochim.
Kerja Bakti Akan Dijadwalkan Ulang
Selain pembangunan dan PTSL, warga juga membahas agenda kerja bakti.
Pembersihan saluran air atau got di sisi timur yang sebelumnya tertunda karena kendala teknis akan dijadwalkan kembali dalam waktu dekat.
Acara kemudian ditutup dengan permohonan maaf dari pengurus RT atas kekhilafan selama menjalankan tugas. Warga juga bersama-sama menyerukan semangat kemerdekaan.
Kiai Damanhuri Ingatkan Orang Tua Awasi Anak
Sementara itu, dalam tausiah pada acara tersebut, Kiai Damanhuri dari Sukorejo mengingatkan pentingnya pengendalian hawa nafsu dan pengawasan orang tua terhadap anak di tengah perkembangan teknologi.
Ia menyampaikan bahwa rasa syukur atas nikmat kesehatan tidak cukup hanya diucapkan. Menurutnya, rasa syukur harus diwujudkan melalui peningkatan iman, ibadah, akhlak, serta kemampuan mengendalikan hawa nafsu.
Manusia, kata dia, dibekali akal dan nafsu. Karena itu, akal harus digunakan untuk mengendalikan hawa nafsu dan terus dilatih sejak usia dini.
Menurut Kiai Damanhuri, pendidikan dan pembentukan karakter anak merupakan tanggung jawab orang tua.
Anak disebut sebagai amanah yang harus dijaga, baik ketika berada di rumah maupun saat berada di luar.
Ia mengibaratkan pengawasan orang tua seperti benang layang-layang. Anak boleh tumbuh mandiri dan terbang tinggi, tetapi orang tua tetap harus memegang kendali agar anak tidak kehilangan arah.
Perhatian tersebut, lanjutnya, semakin penting di era digital. Anak yang terlihat tenang berada di kamar sambil memegang telepon seluler belum tentu benar-benar aman dari berbagai pengaruh negatif.
“Internet bisa membawa informasi positif maupun negatif. Karena itu, anak tetap membutuhkan pendampingan orang tua,” pesannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya membiasakan anak menjalankan ibadah dan disiplin sejak dini. Menurutnya, kebiasaan yang dibiarkan sejak kecil dapat terbawa hingga dewasa.
“Anak adalah amanah. Orang tua harus mendampingi, mengarahkan dan memberikan contoh yang baik,” pungkasnya.
(SKM)
