PMI Bojonegoro Kukuhkan Kepengurusan Baru 2026-2031, Siap Berbakti untuk Kemanusiaan

Avatar photo

Bojonegoro, UpWarta.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro telah mengukuhkan kepengurusan baru untuk masa bhakti 2026-2031. Kamis (2/4/2026).

Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Pendopo Pemkab Bojonegoro. Acara penting ini menandai dimulainya era baru bagi PMI Bojonegoro dalam menjalankan misi kemanusiaan.

Pelantikan dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan unsur masyarakat, antara lain Bupati Bojonegoro dan Wakil Bupati, Ketua Umum PMI Jawa Timur, jajaran Forkopimda Kabupaten Bojonegoro,

Hadir juga, Direktur RS Se-Kabupaten Bojonegoro, Ketua Dewan Masjid Indonesia, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan di Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Ketua PMI Bojonegoro terpilih, Ibu Ninik, menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan.

Beliau menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah permulaan perjuangan dan komitmen untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, langsung, dan semakin baik.

Ibu Ninik juga mengajak seluruh pengurus dan Dewan Kehormatan untuk segera bersatu, membangun soliditas, dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sebagai mitra strategis.

“Saya mengajak seluruh pengurus dan Dewan Kehormatan untuk segera merapatkan barisan, untuk selalu solid dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sebagai mitra strategis dan juga mitra strategis lain untuk segera menyusun program kerja yang solutif dan bekerja dengan penuh dan dengan tulus ikhlas,” ujarnya.

Beliau menekankan pentingnya komunikasi yang erat dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sebagai mitra strategis dalam menyusun program kerja yang solutif dan bekerja dengan tulus ikhlas demi kemaslahatan masyarakat Bojonegoro.

Pelantikan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi PMI Kabupaten Bojonegoro untuk semakin meningkatkan kiprahnya dalam bidang kemanusiaan, penanggulangan bencana, dan pelayanan kesehatan di wilayah Bojonegoro. (SKM/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *