Denpom Razia 5 Kafe di Bojonegoro, Tak Temukan Anggota TNI Melanggar

Cropped 20260806 204909.png
20260906
Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/2 menggelar razia di sejumlah tempat hiburan di Kabupaten Bojonegoro. Sabtu (5/9/2026) malam.

BOJONEGORO UpWarta.com — Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/2 menggelar razia di sejumlah tempat hiburan di Kabupaten Bojonegoro. Razia tersebut menyasar lokasi yang masuk kategori terlarang bagi anggota TNI.

Razia digelar pada Sabtu (5/9/2026) malam dalam rangka Operasi Penegakan dan Ketertiban (Opsgaktib) “Waspada Wira Clurit” periode September 2026.

Berdasarkan laporan pelaksanaan kegiatan, razia berlangsung sekitar pukul 21.46 WIB hingga 23.21 WIB. Tim dipimpin Dansubdenpom V/2-1 Bojonegoro Lettu Cpm Sugito.

Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan melakukan pemeriksaan di lima tempat hiburan di wilayah Bojonegoro.

Lima lokasi yang menjadi sasaran yakni Cafe D’Queen dan Cafe Adelia di Jalan Veteran Bojonegoro. Kemudian Cafe Pazia di Jalan Diponegoro, serta Cafe Omah Tambuel dan Cafe Meksiko di Jalan Raya Ngraho.

“Tim melaksanakan pemeriksaan di sejumlah tempat yang menjadi sasaran razia,” demikian tertulis dalam laporan pelaksanaan kegiatan.

Razia melibatkan personel Subdenpom V/2-1 Bojonegoro, Provost Kodim 0813/Bojonegoro, Propam Polres Bojonegoro, Unit Intel Korem 082/CPYJ dan Unit Intel Kodim 0813/Bojonegoro.

Kegiatan diawali apel pengecekan dan persiapan pada pukul 21.46 WIB. Tim kemudian bergerak menuju lokasi pertama, Cafe D’Queen, dan tiba sekitar pukul 22.02 WIB.

Dari lokasi tersebut, tim melanjutkan pemeriksaan ke Cafe Pazia, Cafe Meksiko, Cafe Omah Tambuel, dan terakhir Cafe Adelia. Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, personel kembali ke Subdenpom V/2-1 Bojonegoro.

Hasil razia tersebut tidak menemukan adanya anggota TNI, khususnya TNI AD, yang melakukan pelanggaran di lokasi sasaran.

“Tidak ditemukan adanya pelanggar oknum anggota TNI khususnya TNI AD,” demikian hasil yang dicantumkan dalam laporan.

Seluruh rangkaian kegiatan razia kemudian ditutup dengan apel pengecekan personel. Pada pukul 23.21 WIB, seluruh anggota dinyatakan lengkap.

Kegiatan razia disebut berlangsung dalam kondisi tertib, aman dan lancar. (Red)