Bojonegoro – Wisata Kokobo Dander Forest menjadi pusat perhatian setelah Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, secara resmi membuka Expo dan Kontes Peternakan yang diprakarsai DPC Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Bojonegoro. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke-348.
Acara yang bertujuan memperkuat jejaring peternak, memajukan inovasi, dan meningkatkan kualitas domba serta kambing di daerah tersebut dihadiri berbagai tokoh penting. Di antaranya adalah Letkol Rino Wahinugroho (Danyonif TP 885 Belibis Putih), drh. M. Aris (Ketua HPDKI Jawa Timur), Retno Wulandari (Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM), Elfi Nuraini (Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan), serta Yanuar Kriswanto (Ketua HPDKI Bojonegoro) sebagai motor utama penyelenggaraan.
Dalam sambutannya, Nurul Azizah menyampaikan penghargaan kepada para peternak dan menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bukti kolaborasi positif antara pemerintah, peternak, dan stakeholder. Ia juga mengungkapkan potensi ekonomi peternak yang luar biasa, di mana seekor domba berusia 10 bulan bahkan ditawar Rp 42 juta di arena kontes.
“Ini bukti bahwa sektor peternakan bukan hanya tentang ternak, tetapi tentang nilai ekonomi yang luar biasa,” ujarnya.
Wakil Bupati juga menghubungkan momentum ini dengan program strategis Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam menekan angka kemiskinan yang saat ini mencapai 11,49 persen. Beberapa program yang berjalan antara lain Program Gayatri (bantuan 54 ekor ayam petelur untuk 5.400 keluarga) dan Program Domba Kesejahteraan (bantuan sepasang domba untuk warga miskin) yang menargetkan 1.200 KK pada 2025 dan 3.000 KK pada 2026.
“Harapannya, penerima bukan hanya memelihara, tapi naik kelas jadi juragan domba dan kambing,” tegasnya.
Menariknya, sejumlah anak-anak TK dan SD juga turut hadir menikmati acara. Nurul Azizah berharap pengalaman ini menjadi benih minat generasi muda terhadap profesi peternak. Pembukaan kontes ditandai dengan aksi minum susu kambing bersama tamu undangan dan anak-anak sebagai simbol dukungan terhadap produk susu kambing lokal.
Mengakhiri sambutan, Wakil Bupati menyampaikan harapan agar expo dan kontes ini semakin besar setiap tahun dan membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. “Semoga tahun depan lebih meriah, lebih besar, dan membawa manfaat luas bagi peternak dan masyarakat Bojonegoro,” tutupnya (skm)

